Bantul Tak Mau Salah Pilih Pengelola Baru Kawasan Industri Piyungan
Pemkab Bantul akan lebih selektif menentukan pengelola baru Kawasan Industri Piyungan setelah PT YIP didepak. Rekam jejak perusahaan menjadi perhatian utama.
Jalan Malioboro, Jogja. - Harian Jogja/Maya Herawati
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisata (Dispar) DIY menargetkan 10 persen dari jumlah pemudik yang mengunjungi DIY pada Lebaran mendatang bisa menghabiskan waktu berlibur di wilayah setempat. Sebagaimana diketahui survei Kemenhub RI Lebaran mendatang wilayah setempat akan didatangi pemudik sebesar 11 juta orang.
Plh Kepala Dinas Pariwisata Anita Verawati memproyeksikan 1,5 juta sampai 2 juta orang akan menyambangi destinasi wisata Jogja selama libur Lebaran mendatang. Itu diambil dari hasil survei Kemenhub yang menyebutkan ada 11 juta orang yang akan mudik ke DIY, sehingga pihaknya menargetkan 10 persen saja pemudik yang akan berwisata.
BACA JUGA : Okupansi Hotel di DIY Diprediksi Capai 100 Persen di Hari Kedua Libur Lebaran 2024
"Kami sudah melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait untuk persiapan masing-masing sesuai dengan tugas dan kewenangannya. Misalnya terkait kesiapan destinasi dan manajemen lalu lintas selama liburan," kata Vera, Minggu (24/3/2024).
Menurut Vera, pemudik diprediksi akan mulai ramai sejak 6 April 2024 dan diharapkan sejak tanggal itu sudah banyak orang yang melakukan kunjungan ke destinasi wisata. Di sisi lain pihaknya mengantisipasi masa libur Lebaran yang dimungkinkan bertepatan dengan kondisi cuaca ekstrem di sejumlah titik termasuk destinasi wisata.
"Cuaca pasti akan mempengaruhi pergerakan wisatawan. Oleh karena itu, informasi terkait cuaca dan hal-hal yang harus kita persiapan dalam berwisata sesuai dengan kondisi cuaca yang ada selalu akan kita informasikan kepada wisatawan melalui media sosial agar wisatawan dapat melalukan persiapan dalam bewisata," ujarnya.
Vera berharap Lebaran tahun ini Jogja bisa dikunjungi banyak wisatawan dibandingkan tahun lalu yang diklaim sebagian pihak turun atau lesu. Tahun ini akses menuju Jogja sudah semakin mudah termasuk dibukanya sebagian tol Jogja-Solo pada Lebaran mendatang.
"Lebaran kali ini diharapkan akan banyak wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata karena aksesibilitas yang lebih baik dan banyak destinasi baru yang viral yang diharapkan akan menarik kunjungan wisatawan. Promosi juga selalu gencar kami lakukan untuk menginformasikan destinasi wisata yang ada di DIY," katanya.
Plh Kepala Dinas Perhubungan DIY Sumariyoto menyebutkan akan mengecek jalur wisata yang rawan untuk mempersiapkan masa mudik dan liburan mendatang. Beberapa jalur wisata yang rawan seperti Bukit Bego dan Watu Goyang akan dipasangi dengan imbauan guna meminimalkan kecelakaan lalu lintas.
"Yang Bukit Bego kalau hati-hati sebetulnya jalan itu sangat aman, cuma masalahnya kalau kendaraan berdimensi besar dan berat saat turunan agak sulit dikendalikan. Sudah saya cek, paling tidak pasang informasi disana bertuliskan gunakan gigi rendah," katanya.
BACA JUGA : Komitmen Tanpa Batas, BPJS Kesehatan Berikan Layanan JKN Selama Libur Lebaran
Menurut Oyot, sapaa akrabnya, di kawasan Nglanggeran juga akan dipasang imbauan agar pengemudi menggunakan gigi rendah, termasuk di Pengger. "Pastikan juga kendaraan layak, kalau tidak layak dan tidak tahu medan jangan lewat situ. Kalau Patok Terong kondisinya sudah bagus. Nanti jalur yang rusak atau berlubang akan diberi tanda," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul akan lebih selektif menentukan pengelola baru Kawasan Industri Piyungan setelah PT YIP didepak. Rekam jejak perusahaan menjadi perhatian utama.
Apple mencatat rekor penjualan iPhone pada kuartal III 2026, namun krisis pasokan chip memori membuat proyeksi pertumbuhan melambat dan saham perusahaan anjlok
Persaingan Grup A Piala Presiden 2026 memasuki laga penentuan. Arema FC memburu tiket semifinal saat menghadapi DPMM FC, sementara Persib Bandung membidik kemen
Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon lahirkan anak pertama, Segara Nadi Aksatama, pada 20 Juli 2026. Nama sarat makna, banjir ucapan selamat dari artis dan netize
Dinkes Bantul mengungkap paparan rokok dalam keluarga menjadi faktor terbesar penyebab stunting. Angka stunting turun menjadi 8,3 persen, namun tantangan masih
Menunda servis mobil atau motor bisa memicu kerusakan berantai dan biaya perbaikan yang mahal. Simak dampak serta cara mencegahnya.