Motor Curian Dijual Rp2,3 Juta, Warga Karangmojo Ditangkap Polisi
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Seorang pengendara motor melintas di ruas jalan kabupaten di Padukuhan Lemahbang, Gayamharjo, Prambanan. Dikarenakan kondisinya, DPUPKP Sleman memasang papan peringatan jalan rusak. Foto diambil 30 Maret 2024. Harian Jogja/David Kurniawan
Hariangjogja.com, SLEMAN—Jelang Lebaran, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman tidak hanya mempercepat upaya penambalan jalan, tapi juga ada pemasangan papan peringatan jalan rusak di sejumlah ruas. Pemasangan agar pengguna jalan lebih berhati-hati agar terhindar dari risiko kecelakaan.
Sub Koordinator Kelompok Subtansi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Bidang Bina Marga, DPUPKP Sleman, Suparman mengatakan, terus berupaya untuk memastikan kesiapan jalan yang dipergunakan mudik di Lebaran tahun ini. Upaya dilakukan dengan program penambalan jalan dengan alokasi hampir mencapai Rp8 miliar.
BACA JUGA: Hati-hati Mudik Lewat Jalan Alternatif di Sleman, Polisi: Banyak Lubang
Kendati demikian, penambalan hanya dilakukan untuk ruas jalan yang rusak ringan. Di sisi lain, ia tidak menampik ada kondisi jalan yang mengalami rusak parah sehingga perbaikan tidak hanya cukup dengan penambalan.
Ia menyebutkan beberapa ruas jalan kabupaten yang rusak parah di antaranya di Kapanewon Prambanan meliputi titik di Kalurahan Sumberharjo dan Gayamharjo. Selain itu, juga ada ruas di wilayah Kapanewon Cangkringan.
“Jelang Lebaran ini, kami sudah memasang papan peringatan terkait dengan kondisi jalan yang rusak,” kata Parman, Minggu (31/3/2024).
Dia menjelaskan, tujuan dari pemasangan rambu peringatan agar pengguna jalan lebih berhati-hati sehingga risiko kecelakaan dapat ditekan. Kendati demikian, ia memastikan tetap ada upaya perbaikan secara menyeluruh, namun pelaksanaannya juga disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
“Perbaikan akan terus diupayakan. Pemasangan papan peringatan agar warga yang melintas untuk lebih berhati-hati karena kondisi jalannya rusak,” katanya.
BACA JUGA: Stok Cabai Melimpah, Harga Cabai di Sleman Anjlok Ancam Petani
Kepala DPUPKP Sleman, Mirza Anfansury mengatakan, ada sejumlah ruas jalan kabupaten yang rusak akibat lalu lalang truk pengangkut tanah urug untuk pembangunan jalan tol. Kerusakan ini terlihat di ruas Sumberharjo dan Gayamharjo di Kapaewon Prambanan.
“Salah satunya terlihat di dekat SMP Negeri 2 Prambanan [ruas Sumberharjo]. Jalannya rusak karena dilalui truk pengangkut material untuk pembangunan jalan tol,” kata Mirza, Jumat (29/3/2024).
Menurut dia, sesuai dengan status jalan, perbaikan merupakan kewenangan dari pemkab. Kendati demikian, untuk pelaksanaannya dilakukan koordinasi dengan pihak tol.
“Sudah ada pertemuan dan ada kesiapan perbaikan ruas jalan rusak yang disebabkan aktivitas penambanagan tanah urug pembangunan tol,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
BMKG memprakirakan cuaca DIY hari ini didominasi berawan dan udara kabur, sementara Sleman berpotensi diguyur hujan ringan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.