Peluang Korea Selatan Lolos Masih Terbuka, Selisih Gol Jadi Penentu
Korea Selatan masih berpeluang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai peringkat ketiga terbaik. Selisih gol minus satu menjadi modal
Ilustrasi penemuan jenazah di sungai - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Petugas dari Polres Bantul masih terus menyelidiki identitas jenazah tak dikenal yang ditemukan di dam Sungai Opak dekat Jembatan Kretek 1, Jumat (12/4/2024) lalu.
Kondisi mayat yang sudah kembung dan pecah membuat upaya Polres Bantul untuk mengungkap identitas sulit dilakukan.
“Mayat Mr X sampai saat ini masih berada di RS Bhayangkara Polda DIY. Masih dilakukan pengecekan ulang,” kata Kapolres Bantul, AKBP Michael R. Risakotta, Selasa (16/4/2024).
Menurut Kapolres, pengungkapan identitas jenazah tak dikenal yang disebut Mr X itu sejauh ini mengalami kendala. Di mana, kondisi mayat sudah kembung, dan sudah pecah. “Sehingga saat identifikasi dengan alat mambis tidak teridentifikasi,” lanjutnya.
Kapolres juga mengaku saat ini pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Polresta Jogja terkait kemungkinan mayat tersebut adalah warga Gemblakan Bawah, Suryatmajan yang terjatuh di Sungai Code pada Rabu (10/4/2024) malam.
BACA JUGA: Sinyal Investasi Apple ke Indonesia Menguat, CEO Dijadwalkan Datang Besok
“Jadi kami masih koordinasi dengan kota, karena prosedurnya jika ada temuan mayat apalagi tanpa identitas akan kita umumkan ke masyarakat sekitar ada yang kehilangan atau tidak. Nah, kebetulan ada yang tercebur di wilayah Kota Jogja, itu akan kita selidiki apakah betul orang yang bersangkutan apa tidak,” ucap Kapolres.
Sebelumnya, pada Jumat (12/4/2024) lalu, ditemukan sesosok mayat tidak beridentitas terapung di dam Sungai Opak pagi pukul 06.15 WIB. Oleh warga peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke
petugas Pos TPR Parangtritis Induk.
Mendapat laporan tersebut petugas Pos TPR segera menghubungi piket fungsi Polsek Kretek dan SAR Parangtritis, untuk melakukan cek kebenaran laporan yang sampaikan warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Korea Selatan masih berpeluang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai peringkat ketiga terbaik. Selisih gol minus satu menjadi modal
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
Pantai Gading dan Ekuador menjadi tim terbaru yang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Berikut daftar 16 negara yang sudah memastikan tiket fase gugur.
Sleman mencatat 286 kasus kekerasan pada 2025, termasuk 131 kasus KDRT. Program RBI didorong hingga tingkat kalurahan untuk pencegahan.
Ekuador mengalahkan Jerman 2-1 pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026. Kemenangan ini menjaga peluang La Seleccion lolos ke babak gugur.
Pantai Gading lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Curacao 2-0. Nicolas Pepe mencetak dua gol kemenangan Les Elephants.