Klasemen Asian Games 2026: Indonesia Koleksi 22 Medali
Klasemen Asian Games 2026 Jumat 25 September pukul 11.00 WIB. Indonesia mengoleksi 22 medali setelah tambahan dua perunggu dari sepak takraw dan sepeda gunung.
Ilustrasi penemuan jenazah di sungai - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Petugas dari Polres Bantul masih terus menyelidiki identitas jenazah tak dikenal yang ditemukan di dam Sungai Opak dekat Jembatan Kretek 1, Jumat (12/4/2024) lalu.
Kondisi mayat yang sudah kembung dan pecah membuat upaya Polres Bantul untuk mengungkap identitas sulit dilakukan.
“Mayat Mr X sampai saat ini masih berada di RS Bhayangkara Polda DIY. Masih dilakukan pengecekan ulang,” kata Kapolres Bantul, AKBP Michael R. Risakotta, Selasa (16/4/2024).
Menurut Kapolres, pengungkapan identitas jenazah tak dikenal yang disebut Mr X itu sejauh ini mengalami kendala. Di mana, kondisi mayat sudah kembung, dan sudah pecah. “Sehingga saat identifikasi dengan alat mambis tidak teridentifikasi,” lanjutnya.
Kapolres juga mengaku saat ini pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Polresta Jogja terkait kemungkinan mayat tersebut adalah warga Gemblakan Bawah, Suryatmajan yang terjatuh di Sungai Code pada Rabu (10/4/2024) malam.
BACA JUGA: Sinyal Investasi Apple ke Indonesia Menguat, CEO Dijadwalkan Datang Besok
“Jadi kami masih koordinasi dengan kota, karena prosedurnya jika ada temuan mayat apalagi tanpa identitas akan kita umumkan ke masyarakat sekitar ada yang kehilangan atau tidak. Nah, kebetulan ada yang tercebur di wilayah Kota Jogja, itu akan kita selidiki apakah betul orang yang bersangkutan apa tidak,” ucap Kapolres.
Sebelumnya, pada Jumat (12/4/2024) lalu, ditemukan sesosok mayat tidak beridentitas terapung di dam Sungai Opak pagi pukul 06.15 WIB. Oleh warga peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke
petugas Pos TPR Parangtritis Induk.
Mendapat laporan tersebut petugas Pos TPR segera menghubungi piket fungsi Polsek Kretek dan SAR Parangtritis, untuk melakukan cek kebenaran laporan yang sampaikan warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Klasemen Asian Games 2026 Jumat 25 September pukul 11.00 WIB. Indonesia mengoleksi 22 medali setelah tambahan dua perunggu dari sepak takraw dan sepeda gunung.
Presiden Prabowo menyetujui pembentukan BPGMN untuk memperkuat pengelolaan gambut dan mangrove serta mencegah karhutla.
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menegaskan masa depan Indonesia ditentukan cara mendidik dan melindungi anak menuju Generasi Emas 2045.
Pieter Huistra merespons desakan suporter agar hengkang dari PSS Sleman jika kembali kalah saat menghadapi PSM Makassar.
APK calon lurah PAW ditemukan di sejumlah titik Sleman. Satpol PP menyebut pengawasannya tidak mencakup pelaksanaan Pilur PAW.
Basuki Hadimuljono mengungkap progres IKN, investasi swasta, kesiapan infrastruktur, tol, hingga rencana bandara komersial.