Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Gunungkidul Kerahkan 120 Petugas
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Foto ilustrasi judi online - StockCake
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman berkomitmen untuk memerangi pinjaman online dan judi online yang berpotensi menjerat jajaran pegawainya. Upaya dilakukan dengan menggencarakan sosialisasi pencegahan yang meliabtkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan psikolog.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Budi Pramono mengatakan, hingga sekarang belum ada laporan resmi berkaitan dengan kasus pinjaman online maupun judi online yang menjerat pegawai. Meski demikian, ia tidak menampik potensi Aparatur Sipil Negara (ASN) terjerumus tetap ada.
BACA JUGA: Awas! Gegara Pinjol Bisa Gagalkan Pengajuan KPR
“Secara logika dari 9.600 ASN mestinya ada, tapi sampai hingga sekarang belum ada laporan. Oleh karena itu, kami akan gerakan untuk sosialisasi pencegahan,” kata Pramono kepada wartawan, Senin (15/7/2024).
Dia menjelaskan, sosialisasi pencegahan judi online dan pinjaman online sudah diagendakan sejak lama. Hanya saja, program belum terlaksana karena menunggu ketersediaan waktu dari OJK.
Hasil dari koordinasi, rencananya sosialisasi diselenggarakan akhir bulan ini. Di tahap awal sosialisasi yang diundang adalah masing-masing sekretaris di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Kami mendatangkan OJK untuk diberikan pencerahan tentang bahaya judi online maupun pinjaman online,” katanya.
Selain tim dari OJK, didalam sosialisasi juga menggandeng ahli psikologi. Ahli ini dilibatkan untuk menjelaskan bahaya dari aspek psikis sehingga para pegawai bisa menghindarinya.
“Nanti sosialisasi ini bisa ditindaklanjuti oleh masing-masing OPD untuk melakukan pencegahan ke pegawai yang dimiliki,” katanya.
Diharapkan melalui sosialisasi maka tidak ada pegawai pemkab tidak terjerat judi maupun pinjaman online. “Kami hanya mengupayakan untuk pencegahan, tapi semua juga tergantung masing-masing pegawai. Tapi, kami berharap tidak ada pegawai di lingkup pemkab agar tidak terjerat,” imbuh Pramono.
Sebelumnya, di sejumlah kesempatan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengingatkan kepada jajaran pegawai di lingkup pemkab untuk tidak terjerat hal-hal negate seperti penyalahgunaan narkoba dan lainnya. Sebagai abdi negara di tempat masing-masing juga dikenal sebagai tokoh masyarkat sehingga harus memberikan contoh dan jadi teladan yang baik.
“Tidak boleh neko-neko dan terus menjalankan hidup yang sehat karena ASN juga menjadi panutan di Masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
IHSG hari ini ditutup amblas 3,54% ke level 6.094,94. Investor panik merespons rencana aturan eksportir tunggal BUMN di bawah PT Danantara.
Kurs rupiah hari ini ditutup melemah ke Rp17.667 per dolar AS imbas sinyal kenaikan suku bunga The Fed dan penutupan Selat Hormuz akibat perang.
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Penjualan hewan kurban di Bantul jelang Iduladha tidak merata, sebagian naik tajam, sebagian turun meski harga meningkat.
Nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah pada 2025 mencapai 86,72 atau mengalami peningakatan 0,88 dibandingkan tahun sebelumnya.