Parkir Lapangan Pemda Sleman Ditata, Tarif Mulai Rp2.000
Dishub Sleman menata parkir Lapangan Beran Tridadi dengan tarif Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 bagi mobil saat non-event.
Direktur PDAM Toto Sugiharto (paling depan) bersama dengan Kepala Bidang Keterpaduan Pengelolaan Infrastruktur Sumber Daya Air (KPISDA) Serayu Opak Yuliana Tandju saat meninjau lokasi sumber air di Sungai Bawah Tanah Ngobaran di Kalurahan Kanigoro, Saptosari. foto diambil Jumat (6/8/2023) / istimewa PDAM Tirta Handayani
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sungai bawah tanah Ngobaran, Kalurahan Kanigoro, Saptosari diaktivasi oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Handayani.
Produksi air bersih dari lokasi tersebut diklaim hingga 100 liter per detik untuk melayani ketersediaan air bersih untuk 1.100 sambungan rumah (SR) khususnya di Kapanewon Saptosari, Panggang, dan Purwosari.
Direktur PDAM Tirta Handayani, Toto Sugiharta mengatakan sungai bawah tanah Ngobaran ini menambah kapasitas distribusi air hingga 100 liter per detik untuk melayani ketersediaan air bersih untuk 1.100 sambungan rumah (SR) khususnya di Kapanewon Saptosari, Panggang, dan Purwosari.
BACA JUGA: Pompa Rusak, Tiga Daerah Ini Ajukan Dropping Air ke BPBD Bantul
“Optimalisasi air sungai bawah tanah Ngobaran sudah kami selesaikan untuk tahap pertama,” kata Toto dihubungi, Selasa, (16/7/2024).
Optimalisasi tahap pertama ini menyedot anggaran pendapatan belanja negara (APBN) 2023 hingga Rp22,8 miliar. Pengerjaannya bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) dan Direktorat Sumber Daya Air Tanah dan Air Baku (ATAB).
Proyek pengerjaan meliputi pemasangan dua pompa dengan kapasitas 100 liter per detik di intake sungai bawah tanah Ngobaran, pemasangan jaringan pipa transmisi tipe GIP 12 inch sejauh 15 kilometer (km) dari intake sungai bawah tanah Ngobaran ke reservoir 3.
Selain itu, ada juga pembuatan dua unit instalasi booster pompa meliputi reservoir, rumah panel, dan pompa 100 liter per detik.
BACA JUGA: Siaga Bencana Kekeringan di Gunungkidul Ditetapkan hingga 31 Agustus 2024
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ATAB, Ika Yulianti mengatakan optimalisasi tahap kedua akan dilakukan setelah adanya ketersediaan anggaran.
Ika menerangkan optimalisasi sungai bawah tanah Ngobaran sejalan dengan upaya PDAM Tirta Handayani dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Bumi Handayani.
Kata dia, infrastruktur air bersih yang dibangun dengan baik dapat membantu masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup. Kualitas hidup dimulai dari konsumsi air bersih dan sehat.
“Proyek tahap kedua nanti wujudnya berupa penanaman pipa 12 inch dari reservoir 3 ke reservoir 5 sejauh 7 kilometer,” kata Ika.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dishub Sleman menata parkir Lapangan Beran Tridadi dengan tarif Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 bagi mobil saat non-event.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jam keberangkatan dan kedatangan di tiap stasiun.
UMKM Keparakan didorong memperkuat higienitas produk agar mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan membidik wisatawan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 1 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.