Pekan Fotografi Sewon 2026 Angkat Kisah Warga Hadapi Krisis Lingkungan
Pekan Fotografi Sewon 2026 di ISI Jogja menampilkan 32 karya tentang abrasi, krisis air bersih, dan upaya masyarakat menjaga lingkungan.
Gumuk pasir di Pantai Parangtritis./IST-Humas Pemkab Bantul
Harianjogja.com, JOGJA - Pemda DIY menggencarkan promosi sektor pariwisata di wilayahnya dengan mengikuti agenda Governors Conference, The 18th EATOF (East Asia Inter-Regional Tourism Federation) General Assembly 2024 di Provinsi Tuv Mongolia, pada 26-28 Juli 2024 lalu.
EATOF merupakan platform kerja sama pariwisata internasional yang dibentuk pada tahun 2000 oleh 9 sembilan provinsi di Asia Timur. Saat ini, EATOF merupakan satu-satunya lembaga pariwisata provinsi-provinsi di Asia Timur.
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X mengatakan, pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan menjadi fokus Pemda DIY dalam rangka mengembangkan sektor pariwisata.
“Pariwisata yang berkualitas adalah fokus yang utama. Kami menawarkan pengalaman yang memperkaya, mendidik, dan transformatif. Investasi kami dalam infrastruktur, pelatihan, dan keterlibatan masyarakat bertujuan untuk memastikan standar layanan dan keberlanjutan yang tinggi,” katanya belum lama ini.
Wagub menyampaikan, pariwisata, budaya dan pendidikan menjadi tiga pilar penting yang fokus menjadi perhatian. Ketiga pilar ini sangat penting untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Batik, Keris, Candi Prambanan, Sumbu Filosofis dan situs-situs yang terdaftar di UNESCO merupakan potensi besar pariwisata.
"Keseluruhan potensi pariwisata tersebut merupakan ekspresi hidup dari budaya dan sejarah Jogja. Pariwisata tersebut mampu menarik pengunjung dari seluruh dunia," jelasnya.
BACA JUGA: Dinas Pariwisata Jogja Menggali Potensi dan Inovasi 25 Kampung Wisata
Selain potensi yang dimiliki, pemanfaatan teknologi juga dilakukan untuk meningkatkan pengalaman wisata. Pemda DIY, kata dia juga terus berupaya mendorong inovasi dan kreativitas, mengeksplorasi ekowisata, festival budaya, dan program pendidikan untuk tetap kompetitif.
“Inklusivitas sangatlah penting. Kami memastikan sektor pariwisata dapat memberi manfaat bagi semua segmen masyarakat, memberdayakan komunitas lokal dan memastikan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas,” ujarnya.
Pihaknya mengaku siap menantikan kolaborasi berkelanjutan dengan semua negara yang tergabung dalam EATOF untuk menyukseskan forum tersebut. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi pelestarian warisan, penawaran pengalaman berkualitas, merangkul inovasi digital, mendorong kreativitas, dan memastikan inklusivitas.
Diselenggarakan selama tiga hari, The 18th EATOF General Assembly 2024 memiliki beberapa rangkaian acara meeting yaitu, simposium yang diikuti oleh akademisi dari anggota EATOF, Bilateral talk antara Pemda DIY dengan Provinsi Gangwon, Tuv, Sebu, Totori, dan Sarawak.
Pada hari kedua, Wakil Gubernur DIY beserta seluruh gubernur anggota EATOF, melaksanakan Governors Networking dan Governors Conference. Sementara Kepala Dinas Pariwisata DIY dan para petinggi pariwisata anggota EATOF, mengikuti Standing Commite Meeting.
Pada hari ketiga, 28 Juli 2024, sebagai penutup acara, semua peserta The 18th EATOF General Assembly 2024 diajak untuk menyaksikan Nadaam Festival. Festival tradisional Mongolia yang mempertunjukkan keahlian berkuda, memanah dan gulat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pekan Fotografi Sewon 2026 di ISI Jogja menampilkan 32 karya tentang abrasi, krisis air bersih, dan upaya masyarakat menjaga lingkungan.
Rupiah diproyeksi menguat hari ini di tengah pelemahan dolar AS dan sentimen damai AS-Iran meski masih tertekan isu tarif.
Sedikitnya 12 kapanewon di Gunungkidul rawan kekeringan di musim kemarau tahun ini. Upaya droping sudah dipersiapkan untuk membantu warga yang kesulitan air.
Qodari tegaskan dialog kunci demokrasi usai aksi mahasiswa UGM, sekaligus bela program MBG sebagai mandat rakyat.
Bareskrim Polri menahan dua tersangka baru kasus tambang emas ilegal dan TPPU. Simak perkembangan lengkapnya.
Pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan karena merupakan mandat rakyat kepada Presiden Prabowo.