SDN Kandangan 2 Sleman Dapat Tambahan Siswa, Kini Total 2 Murid
SDN Kandangan 2 Sleman akhirnya mendapat dua siswa baru pada SPMB 2026. Sekolah masih membuka pendaftaran karena kuota belum terpenuhi.
Kantor DPRD Kabupaten Gunungkidul di Bangsal Sewokoprojo - gunungkidulkab.go.id
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab dan DPRD Gunungkidul resmi menandatangani Raperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) di Bangsal Sewokoprojo pada Rabu, (31/7/2024). APBD-P ini berfokus pada perbaikan/ pembangunan infrastruktur fisik seperti jalan.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan ada beberapa prioritas pembangunan yang termuat dalam alokasi APBD 2024 seperti pembangunan seperti peningkatan ekonomi, penurunan angka kemiskinan/ kemiskinan ekstrem, dan panganan stunting atau tengkes.
BACA JUGA: Pilkada Gunungkidul 2024, Surat Rekomendasi DPP PKB Dijadwalkan Turun 20 Agustus
Dengan melihat capaian kinerja pelaksanaan APBD semester pertama 2024 dan dan perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi dan kebijakan umum anggaran (KUA) Kabupaten Gunungkidul 2024, maka harus dilakukan pergeseran anggaran antarorganisasi, antaraprogram, dan antarkegiatan. Sebab itu, perlu ada penyesuaian atas APBD 2024 dalam Rancangan APBD-P 2024.
Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Heri Nugroho mengatakan anggota DPRD memutuskan memfokuskan APBD-P 2024 pada perbaikan/ pembangunan jalan.
Heri menerangkan masih banyak wilayah di Gunungkidul yang perlu dibangun seperti jalan kabupaten. Perbaikan/ pembangunan pada APBD-P ini menyasar titik yang harus dibangun juga viral.
Selain itu, perbaikan jalan akan dibarengi dengan pembangunan lampu penerangan jalan umum (LPJU), utamanya yang riskan terjadi kecelakaan lalu lintas dan kenalakan remaja.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Putro Sapto Wahyono mengatakan alokasi pembangunan infrastruktur fisik dalam APBD-P sebesar Rp42,7 miliar.
“Cakupannya seperti pemeliharaan jalan, rehabilitasi jalan, pemeliharaan jalan, penggantian jembatan, maupun rekonstruksi yang sumber dananya dari DAK [dana alokasi khusus] maupun DAU [dana alokasi umum],” kata Putro dihubungi, Jumat, (2/8).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengatakan APBD-P tersebut akan terbagi dalam paket perbaikan dan pembangunan jalan baru.
“Kalau tidak keliru, ada sembilan ruas jalan paket pembangunan jalan baru. Kalau yang penambalan banyak juga,” kata Rakhmadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SDN Kandangan 2 Sleman akhirnya mendapat dua siswa baru pada SPMB 2026. Sekolah masih membuka pendaftaran karena kuota belum terpenuhi.
Festival Ketoprak Kulonprogo diikuti 12 kapanewon sebagai upaya melestarikan budaya di tengah efisiensi anggaran melalui Dana Keistimewaan DIY.
Menteri Wihaji meminta Tim Pendamping Keluarga memperkuat penanganan stunting di Sleman saat Harganas ke-33 melalui pendampingan langsung masyarakat.
Hasil kualifikasi Moto3 Belanda 2026 menempatkan Veda Ega Pratama di posisi ketujuh setelah lolos dari Q1. Maximo Quiles merebut pole position.
Pemkab Temanggung merintis program SMP negeri gratis mulai 2027 dengan bantuan Rp300 ribu per siswa sebagai langkah menuju pendidikan gratis.
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.