Kebakaran Lahan Melonjak di Bantul Petugas Temukan Pola Berulang
Kebakaran lahan di Bantul meningkat selama musim kemarau 2026. BPBD mencatat pembakaran sampah dan lahan masih menjadi penyebab utama.
Petugas saat memusnahkan barang bukti sabu seberat 1,6 kg di kantor BNNP DIY, Selasa (13/8/2024). /Harian Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, JOGJA—BNNP DIY memusnahkan barang bukti sabu seberat 1,6 kilogram (Kg) pada Selasa (13/8/2024). Barang bukti tersebut merupakan hasil ungkap kasus yang dilaksanakan pada akhir Juli lalu dengan dua orang tersangka berinisial MP, 41, dan BI 40.
Kedua tersangka ditangkap di salah satu penginapan di Mantrijeron dengan barang bukti sabu yang dibungkus dengan kemasan teh cina dengan berat 1.020 gram, sementara sejumlah 540 gram dikemas dalam plastik berisi kopi bubuk. Selain itu juga ditemukan paket plastik narkotika sabu dengan berat 100 gram.
BACA JUGA : Kurir Sabu 13 KIlogram Divonis Penjara Seumur Hidup
"Dari total barang bukti tersebut, hari ini akan dimusnahkan seberat 1.633,33 gram sabu sesuai prosedur, sementara sebagian kecil sabu disisihkan untuk pemeriksaan laboratorium serta kepentingan pembuktian persidangan," kata Kepala BNNP DIY Andi Fairan.
Mantan Direktur Reserse Narkoba Polda DIY ini menambahkan pengungkapan ini merupakan salah satu kasus dengan barang bukti yang cukup besar, sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat Jogja untuk memperkuat ketahanan diri akan bahaya narkoba. Pengungkapan ini menguatkan indikasi bahwa Jogja memiliki potensi kerawanan narkoba yang tinggi.
Adapun barang bukti sabu dimusnahkan sesuai dengan prosedur yakni dilarutkan dengan air panas dan dibuang ke tempat pembuangan khusus. Pelaksanaan pemusnahan juga disaksikan oleh pewakilan dari Polda DIY, Kejaksaan Tinggi, Kejaksaan Negeri Jogja, Kanwil Kemenkumham dam instansi lainnya.
Selain pengungkapan kasus, BNNP DIY memgklaim juga menggalakkan razia narkoba di beberapa tempat hiburan malam di bulan Agustus ini sebagai tindakan tegas dalam menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
BACA JUGA : Polres Karimun Kepri Bongkar Peredaran Narkoba Malaysia-Indonesia, Temukan 1,6 Kg Sabu Asal Johor
"Semoga di momen kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 ini akan menjadi tonggak bagi upaya kita Bersama untuk memerdekaan Jogja dari peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran lahan di Bantul meningkat selama musim kemarau 2026. BPBD mencatat pembakaran sampah dan lahan masih menjadi penyebab utama.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.