Pilur di 31 Kalurahan, DPRD Gunungkidul Minta Warga Cerdas Memilih
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Foti ilustrasi seismograf gempa bumi - StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPD) DIY mengklaim senantiasa siaga untuk menghadapi ancaman potensi gempa megathrust yang baru-baru ini dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai peringatan dini.
Dalam peringatan dini itu BMKG menyebutkan soal kekhawatiran terkait seismic gap di Selat Sunda dan Mentawai-Siberut dengan gempa hingga magnitude 8 lebih.
Kepala Pelaksana BPBD DIY Noviar Rahmad mengatakan, peringatan dini soal ancaman gempa megathrust yang dikeluarkan oleh BMKG itu berada di Selat Sunda.
Hanya saja Noviar mengakui bahwa jika gempa itu terjadi dampaknya bisa dirasakan di Pula Jawa secara keseluruhan. Maka penguatan kapasitas mitigasi bencana terhadap masyarakat dan elemen lainnya disebut terus digencarkan.
BACA JUGA: Ternyata Ini Penyebab Suhu Udara Dingin di Jawa Sisi Selatan Termasuk DIY
"Karena yang namanya gempa atau megathrus itu kan bencana yang tidak dapat diprediksi kapan terjadinya, sehingga yang bisa dilakukan adalah melakukan kesiapsiagaan masyarakat supaya meminimalkan terjadinya korban," ujarnya, Selasa (13/8/2024).
Menurut Noviar, selama ini BPBD DIY bekerja sama dengan berbagai pihak sudah melakukan penguatan mitigasi bencana termasuk menghadapi ancaman gempa bumi khususnya kepada masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir.
Mereka dilatih untuk memitigasi, pemasangan tanda evakuasi ketika ada gempa atau tsunami serta membekali para kelompok rentan seperti lansia, difabel, dan wanita ibu hamil menyusui.
"Kami juga sudah membangun kalurahan tangguh bencana, ini mereka disiapkan ketika terjadi bencana maka semua satgas melalui forum FRB di tingkat kalurahan sudah langsung bisa bergerak," ungkapnya.
Di sisi lain, setiap 27 April masyarakat di kawasan pesisir juga rutin melaksanakan simulasi bencana agar persiapan ketika gempa atau tsunami terjadi masyarakat sudah semakin matang.
Hanya saja Noviar mengakui bahwasanya belum ada bangunan yang tahan gempa di wilayah setempat untuk mengantisipasi bencana itu. Satu-satunya bangunan tahan gempa hanya dimiliki Kantor BPBD DIY.
"Karena biayanya juga mahal, tapi yang kami gencarkan terus adalah penguatan masyarakat, penguatan aparatur, penguatan stakeholder ketika terjadi gempa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.