Advertisement
Tingkat Pengangguran Terbuka di Kulonprogo Turun Menjadi 2,4 Persen
Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Tingkat pengangguran terbuka di Bumi Binangun di 2024 menurun 0,4% dibanding 2023, yakni menjadi 2,4%.
Penurunan ini memperbaiki kondisi ketenagakerjaan di Kulonprogo, terlebih tingkat pengangguran secara nasional mencapai 5,32%.
Advertisement
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kulonprogo menyampaikan data tersebut saat ekspose hasil pendataan ketenagakerjaan beberapa waktu lalu.
Berbagai strategi kebijakan sudah dilakukan supaya tingkat pengangguran di Bumi Binangun terus menurun.
Kepala Disnakertrans Kulonprogo, Bambang Sutrisno, menyebut ada berbagai isu ketenagakerjaan yang berpengaruh dalam tingkat pengangguran, di antaranya kualitas dan kompetensi angkatan kerja, mismatch atau ketidakcocokan pencari kerja dengan kebutuhan dunia kerja, terbatasnya lowongan kerja sektor formal, hingga minimnya perluasan kesempatan kerja.
BACA JUGA: BPBD DIY Butuh Kerja Sama Multi-Pihak Mengantisipasi Potensi Gempa Megathrust
Tantangan ketenagakerjaan itu, menurut Bambang, perlu diatasi dengan merumuskan kebijakan agar tepat sasaran. "Perumusan kebijakan ini perlu menggunakan basis data yang akurat, sehingga kami mulai dengan melakukan pendataan," katanya, Kamis (5/9).
Data ketenagakerjaan yang akurat, menurut Bambang, mampu memotret kondisi riil di masyarakat sampai dengan kelompok terkecil, sehingga melalui data tersebut akan terpetakan secara jelas berdasarkan alamat dan namanya. "Maka intervensi pengurangan pengangguran dapat maksimal dan tepat sasaran," katanya.
Bambang menerangkan data ketenagakerjaan ini juga akan terintegrasi dengan data sosial lainnya milik instansi lain. "Harapannya dapat menekan angka kemiskinan juga dengan saling bersinergi," tuturnya.
Sinergi tersebut sudah mulai dilakukan melalui kolaborasi dengan Kader Penanggulangan Kemiskinan Daerah (KPKD). Pendataan ketenagakerjaan dengan KPKD ini akan menyasar seluruh kalurahan, di mana di tiap desa terdapat satu petugas. "Pendataan ini terutama menyasar kondisi terkini dari yang didata," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dalam Sepekan Sulawesi Utara Diguncang Puluhan Gempa, Ini Polanya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Anggaran Diperketat, Status PPPK di DIY Tetap Aman
- Warga Mantrijeron Titip Motor Saat Mudik Malah Dicuri Tetangga Sendiri
- Puskesmas Tak Mampu, Damkar Lepas Cincin Bocah di Kulonprogo
- Cegah Gagal Panen, Bantul Perkuat Irigasi dengan 5.000 Pompa
- THR Gunungkidul Aman, Tak Ada Aduan Masuk hingga Posko Ditutup
Advertisement
Advertisement






