Dua Wakil Sleman Jadi Juara Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman 2026
Sleman memborong dua juara pertama Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman 2026 lewat KWT Teratai Mekar dan Kelompok Tani Manunggal Makmur.
Salah satu pemilik kios di Pasar Argosari bernama Susilawati sedang menunjukkan stok lama MinyaKita di kiosnya yang ada di Pasar Argosari, Wonosari, Senin, (9/9/2024). Andreas Yuda Pramono/Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Salah satu pemilik kios di Pasar Argosari, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul bernama Susilawati mengeluh akibat tidak ada lagi stok MinyaKita dari suplier. Menurut dia, kelangkaan MinyaKita telah terjadi sejak Agustus 2024.
Dia menjelaskan MinyaKita 1 liter (lt) dan 900 mili liter (ml) langka sejak Agustus lalu. Minyak yang ada saat ini adalah stok lama. “Awal September mulai kosong stoknya. September ini bukan hanya MinyaKita, Fortune juga tidak ada,” kata Susilawati ditemui di kiosnya, Senin, (9/9/2024).
BACA JUGA: HET Naik, Pemkab Sebut Stok MinyaKita di Gunungkidul Aman
Sebenarnya suplier minyak dari Kalasan sempat menawarkan minyak merek Trubus, namun Susilawati masih enggan untuk mengambil. Pasalnya, minyak tersebut tergolong baru dan belum banyak masyarakat mengenal, sehingga pemasarannya cukup sulit. Selain itu, dia masih percaya kualitas MinyaKita.
Dia mengaku biasanya membeli MinyaKita 900 ml per karton yang berisi 12 botol seharga Rp172.000. Dia menjual Rp178.000 per karton. Harga eceran masih Rp15.000.
"Disdag itu kan tidak tahu pasar. Mereka masuk ke pasar, barang memang masih ada. Tapi itu stok lama. Masih ada ketersediaan barang. Setelah September ini sudah kosong total. Kalau habis kami bingung. Belum ada berita dari suplier sana," katanya.
Ada juga MinyaKita 2 lt yang dia jual Rp30.000 dengan sistem isi ulang. Suplier MinyaKita 2 lt berasal dari Imogiri, Bantul. Namun, stok 2 lt sudah tidak ada lagi. “Kalau Trubus tadi itu juga isi ulang sistemnya, bukan botolan. Jadi saya juga belum mau ambil,” katanya.
BACA JUGA: Harga Minyak Goreng MinyaKita Naik Bersamaan Minyak Goreng Curah
Lebih jauh, Susilawati mengaku harga MinyaKita telah berubah. Harga dari suplier yang sebelumnya Rp172.000 per karton untuk 900 ml menjadi Rp175.000.
Sebelumnya, Kepala Bidang Perdagangan Disdag Gunungkidul, Ris Heryani mengatakan stok MinyaKita di pasar-pasar Gunungkidul merupakan stok lama. Sebab itu, harga per botol 900 ml masih Rp15.000. Dia memperkirakan akan ada gejolak stok dan harga setelah Pemerintah menetapkan HET MinyaKita naik menjadi Rp15.700 dari yang awalnya Rp14.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sleman memborong dua juara pertama Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman 2026 lewat KWT Teratai Mekar dan Kelompok Tani Manunggal Makmur.
Prabowo rayakan kemenangan Indonesia atas Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 4-2 lewat adu penalti di SUGBK.
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti usai bermain 2-2 selama 120 menit.
Pemkot Jogja mengandalkan event sepanjang tahun dan sport tourism untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan serta mendongkrak omzet UMKM.
Produksi kapas Brasil, Australia, dan AS diproyeksi turun pada 2026/2027, sementara stok dunia menurun dan harga global berpotensi naik.
UGM menegaskan penanganan dugaan kekerasan seksual dilakukan transparan dengan mengutamakan keselamatan, hak, keamanan, dan pemulihan korban.