Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Sejumlah APK salah satu paslon dipasang di pohon, Rabu (6/11/2024)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Bawaslu Kota Jogja baru saja menertibkan ratusan Alat Peraga Kampanye (APK) yang melanggar ketentuan pemasangan beberapa waktu lalu. Minggu ini sudah kembali bermunculan APK yang dipasang dipohon.
Dari pantauan Harian Jogja pada Rabu (6/11/2024), sejumlah APK dari ketiga paslon semuanya ada yang dipasang di pohon. Seperti di jalan Timoho, banyak ditemui APK dari paslon nomor urut 3. Kemudian di jalan Kusumanegara banyak APK dari paslon nomor urut 2.
Di sekitar XT Square, Umbulharjo, terlihat beberapa APK dari paslon nomor urut 1, 2 dan 3 yang dipasang di pohon. APK yang dipsang di pohon tersebut berupa banner dengan ukuran kurang-lebih sebesar kertas A2. Pemasangannya ada yang dipaku dan ada yang diikat kawat.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Jogja, Jantan Putra Bangsa, mengatakan APK yang dipasang di pohon tersebut semuanya baru terpasang pasca penertiban. “Baru kemarin setahu kami. Karena baru terlihat tadi malam banyak pemasangan APK di beberapa titik,” ujarnya.
BACA JUGA: Ini Masukan Kesbangpol tentang Materi Debat Publik Pilkada Kota Jogja
Untuk menindaklanjuti hal ini, maka Bawaslu Kota Jogja akan kembali membuat rekomendasi pelanggaran administrasi dan penertiban. “Ada penertiban lagi. Akan ada rekomendasi pelanggaran administrasi ke depan,” katanya.
Sesuai dengan prosedur penertiban, sebelum Bawaslu Kota Jogja turun menertibkan, pihaknya akan menyurati dulu paslon terkait untuk melepas secara mandiri. “Dalam minggu ini kita akan mulai pengawasan APK. Kemungkinan minggu depan baru akan keluar saran perbaikan kepada paslon,” ungkapnya.
Kabid Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Satpol PP Kota Jogja, Dodi Kurnianto, menuturkan pihaknya menunggu rekomendasi dari Bawaslu untuk menertibkan APK. “Menunggu Bawaslu dan KPU. Kami siap memfasilitasi penertibannya,” kata dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 525 APK melanggar aturan dan diangkut paksa pada Rabu (23/10/2024). APK-APK tersebut melanggar Perwal No. 65/2024 yang memuat aturan terkait pemasangan APK. Pelanggaran paling banyak yakni pemasangan APK di pohon, tiang listrik dan fasilitas umum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.