KAI Bangun Jalan Baru 394 Meter di Stasiun Lempuyangan Jogja, 11 Rumah Dirobohkan
KAI Daop 6 Jogja membangun jalan baru 394 meter di Stasiun Lempuyangan. Sebanyak 13 rumah perusahaan ditertibkan untuk penataan kawasan.
Tangkapan layar kondisi gedung parkiran Pantai Depok yang porak poranda diterjang hujan disertai angin pada Senin (9/12/2024) dini hari./ Harian Jogja
Harianjogja.com, Bantul – Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Bantul pada Senin (9/12/2024) malam. Kejadian tersebut mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan kerusakan fasilitas umum.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) BPBD Kabupaten Bantul, Irawan Kurnianto menyampaikan pihaknya menerima laporan ada tiga pohon tumbang terjadi di beberapa lokasi, yaitu di Gunturan, Triharjo, Pandak; Ngentak, Bangunjiwo, Kasihan; dan Pleret.
Menurutnya, pohon-pohon tersebut tumbang karena kekuatan akar yang tidak mampu menahan terpaan angin kencang.
Selain itu, hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang mengakibatkan kerusakan fasilitas umum di kawasan Pantai Depok. Disana atap sebuah pendopo parkir roboh akibat terpaan angin kencang pada Senin (9/12/2024) dini hari sekitar pukul 02.00-03.00 WIB.
Kepala Seksi Operasi SAR DIY Distrik Bantul, Bondan Suprayitno menyampaikan bahwa atap pendopo tersebut beterbangan hingga tersingkap. Namun, kerusakan tersebut telah ditangani oleh Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III bersama masyarakat setempat.
“Tidak ada korban jiwa,” ujarnya, Senin (9/12/2024).
BACA JUGA: Harga Sewa Rumah Susun di Bantul Murah, Tapi Belum Banyak yang Tahu
Irawan menambahkan bahwa laporan terkait kerusakan pendopo parkiran masih dalam proses penyusunan karena pihaknya masih menangani sejumlah laporan lain. Dia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat hujan lebat dan angin kencang terjadi.
“Kami mengimbau agar masyarakat memitigasi lingkungan sekitar. Jika ada pohon yang berpotensi membahayakan, dapat dilakukan pemangkasan secara mandiri atau melibatkan relawan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) setempat,” ujarnya.
Sementara itu, BPBD Bantul pun terus melakukan upaya antisipasi dampak cuaca ekstrim dengan menyiagakan FPRB di setiap wilayah. BPBD Bantul mendorong FPRB di setiap wilayah dapat memetakan potensi bencana di setiap wilayah dapat melakukan langkah untuk meminimalisir risiko dan memastikan keselamatan warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Jogja membangun jalan baru 394 meter di Stasiun Lempuyangan. Sebanyak 13 rumah perusahaan ditertibkan untuk penataan kawasan.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.
Ombudsman RI mengungkap dugaan pungli Rp150.000 per minggu di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural lapas kemudian dinonaktifkan.
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.