Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Sugeng Purwanto (kanan) mendampingi dokter hewan menyuntikan vaksin PMK di kandang Kelompok Ternak Pandanmulyo, Dusun Ngentak, Poncosari, Srandakan, Rabu (29/6/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di DIY pada awal Januari ini cukup besar. Sekda DIY, Beny Suharsono, berharap semua pihak terkait bergerak cepat sehingga tidak perlu ada penetapan status darurat.
Dari data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, pada 7 Januari 2024, total ternak terinfeksi PMK ada sebanyak 948 ekor, dengan rincian Kota Jogja 0 kasus; Gunungkidul 672 kasus, dipotong paksa 27 dan mati 30; Sleman 103 kasus, yang mati delapan dan sudah sembuh empat; Bantul 161 kasus, yang mati 25 dan dipotong paksa dua; Kulonprogo 11 kasus, yang mati satu.
BACA JUGA: Peningkatan Kasus PMK Tak Signifikan, DKPP Bantul Tak Tutup Pasar Hewan
Merespon hal ini, Beny menjelaskan kondisi ini sudah cukup mengkhawatirkan. Sehingga semua pihak terkait harus sigap. “Kalau memang akan didaruratkan, segera didaruratkan, sehingga langkahnya menjadi konkrit,” katanya,” Kamis (9/1/2025).
Langkah memvaksin ternak sehat dan melokalisir ternak yang sakit harus dijalankan dengan cepat. “Harus dilokalisir, karena kita kan ga tahu. Misalnya ada orang ga paham mendekat ke ternak [sakit], itu orang mendekat ga paham kalau akan mengakibatkan penularan berikutnya,” ungkapnya.
Di DIY, ia melihat kondisi di masing-masing kabupaten-kota berbeda. Sehingga jika memang perlu ditetapkan status darurat maka bupati-walikota bisa mengusulkan. Namun ia berharap penanggulangan bisa dilakukan dengan cepat agar tidak sampai penetapan status darurat.
“Kalau status darurat pandangannya menakutkan. Maka upayanya sebelum sampai ke titik itu kita harus lakukan tindakan cepat untuk isolasi dan kontigensi vaksinasi ternak. Yang mengelola itu harus betul-betul paham PMK,” kata dia.
Menurutnya, kalau sampai ditetapkan dalam status darurat dampaknya akan besar bagi peternakan di DIY. “Maka perlu dilakukan pengetatan terhadap lalu lintas ternak salah satunya, kemudian vaksinasi dan lokalisir supaya tidak merebak. Harus ada kerja sama lintas pihak, sampai pelibatan institusi lain di daerah, perguruan tinggi bisa dilibatkan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 17 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
BMKG memprakirakan cuaca DIY hari ini didominasi berawan dan udara kabur, sementara Sleman berpotensi diguyur hujan ringan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.