Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Sugeng Purwanto (kanan) mendampingi dokter hewan menyuntikan vaksin PMK di kandang Kelompok Ternak Pandanmulyo, Dusun Ngentak, Poncosari, Srandakan, Rabu (29/6/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di DIY pada awal Januari ini cukup besar. Sekda DIY, Beny Suharsono, berharap semua pihak terkait bergerak cepat sehingga tidak perlu ada penetapan status darurat.
Dari data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, pada 7 Januari 2024, total ternak terinfeksi PMK ada sebanyak 948 ekor, dengan rincian Kota Jogja 0 kasus; Gunungkidul 672 kasus, dipotong paksa 27 dan mati 30; Sleman 103 kasus, yang mati delapan dan sudah sembuh empat; Bantul 161 kasus, yang mati 25 dan dipotong paksa dua; Kulonprogo 11 kasus, yang mati satu.
BACA JUGA: Peningkatan Kasus PMK Tak Signifikan, DKPP Bantul Tak Tutup Pasar Hewan
Merespon hal ini, Beny menjelaskan kondisi ini sudah cukup mengkhawatirkan. Sehingga semua pihak terkait harus sigap. “Kalau memang akan didaruratkan, segera didaruratkan, sehingga langkahnya menjadi konkrit,” katanya,” Kamis (9/1/2025).
Langkah memvaksin ternak sehat dan melokalisir ternak yang sakit harus dijalankan dengan cepat. “Harus dilokalisir, karena kita kan ga tahu. Misalnya ada orang ga paham mendekat ke ternak [sakit], itu orang mendekat ga paham kalau akan mengakibatkan penularan berikutnya,” ungkapnya.
Di DIY, ia melihat kondisi di masing-masing kabupaten-kota berbeda. Sehingga jika memang perlu ditetapkan status darurat maka bupati-walikota bisa mengusulkan. Namun ia berharap penanggulangan bisa dilakukan dengan cepat agar tidak sampai penetapan status darurat.
“Kalau status darurat pandangannya menakutkan. Maka upayanya sebelum sampai ke titik itu kita harus lakukan tindakan cepat untuk isolasi dan kontigensi vaksinasi ternak. Yang mengelola itu harus betul-betul paham PMK,” kata dia.
Menurutnya, kalau sampai ditetapkan dalam status darurat dampaknya akan besar bagi peternakan di DIY. “Maka perlu dilakukan pengetatan terhadap lalu lintas ternak salah satunya, kemudian vaksinasi dan lokalisir supaya tidak merebak. Harus ada kerja sama lintas pihak, sampai pelibatan institusi lain di daerah, perguruan tinggi bisa dilibatkan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Jadwal KA Prameks Jogja–Kutoarjo PP September 2026 lengkap dengan harga tiket Rp8.000, panduan beli tiket di Access by KAI, dan cara tap-in gate.
Jadwal KRL Solo-Jogja September 2026 relasi Palur–Tugu Jogja lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.00 WIB hingga perjalanan terakhir malam.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
GPI 2026 menempatkan Islandia sebagai negara paling damai dan Rusia paling tidak damai. Indonesia berada di peringkat ke-69 dunia.
Komisi C DPRD DIY berharap Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat untuk 2027 naik minimal 10%. Tambahan dana tersebut dinilai dibutuhkan untuk menutup k