Jemaah Haji Gunungkidul Tiba di Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih saat meninjau lokasi longsoran di jalan baru di Tanjakan Clongop, Gedangsari, Selasa (18/3/2025). – Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih meninjau lokasi tanah longsor di jalan baru di Tanjakan Clongop, Gedangsari, Gunungkidul Selasa (18/3/2025). Dia berharap kerusakan yang terjadi bisa segera ditangani sehingga akses Masyarakat bisa kembali normal. “Sebelum Lebaran harus bisa ditangani,” kata Mbak Endah, Selasa siang.
Berdasarkan hasil pemaparan dari BPBD Gunungkidul, lanjut dia, potensi longsor susulan di sekitar lokasi masih sangat besar. Terlebih lagi, di atas tebing yang longsor juga ada rekahan tanah dengan panjang 40 meter dan kedalammnya empat meter. “Jadi ada penanganan jangka pendek dan penanganan secara permanen untuk jangka panjang,” katanya.
Menurut dia, pemkab tidak memiliki kewenangan perbaikan karena status jalan yang merupakan milik Pemda DIY.
Upaya koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral DIY juga sudah dilakukan. “Kalau jangka panjangnya memang harus ditalut biar aman sehingga tidak ada longsor susulan. Tetapi, untuk jangka pendek menyambut Lebaran juga harus diperhatikan karena jalur juga sebagai alternatif masuk Gunungkidul, apalagi juga sempat viral karena pemanadangannya yang indah,” katanya.
Endah pun meminta agar penanganan sementara bisa diselesaikan sebelum Lebaran sehingga jalur benar-benar aman dilalui pengendara atau warga yang melintas. “Segala upaya harus dilakukan. Kalau perlu saya akan bermalam atau sering datang ke sini untuk memastikan penanganan selesai sebelum Lebaran,” kata Endah.
BACA JUGA: Wali Kota Jogja Melarang ASN Menerima Parsel Lebaran
Terpisah, Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY, One Hermanto mengatakan perbaikan masih menjadi tanggungan rekanan karena masih dalam masa pemeliharaan. “Sekarang sedang dibersihkan material longsoran agar jalan bisa dilewati secara normal,” kata One.
Menurut dia, perbaikan dilakukan dengan dua skema. Skema jangka pendek dengan memastikan jalur benar-benar aman dan tidak terjadi longsoran yang membahayakan. “Kami berupaya terus agar longsoran benar-benar bisa tertangani dan terkondisikan dengan baik,” katanya.
Adapun untuk penanganan jangka panjang, One mengaku masih membutuhkan kajian. Meski begitu, dia mengaku memiliki gambaran bahwa penanganan permanen dengan membuat talut di lokasi longsoran. “Tetapi ini harus dikaji terlebih dahulu. Yang, jelas ada penanganan jangka pendek dan permanen,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Modus penipuan m-banking semakin beragam, mulai dari phishing hingga APK palsu. Simak tips mencegah cyber crime agar rekening tetap aman.
Jemaah haji memadati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada sebelum meninggalkan Makkah, diiringi doa, zikir, dan suasana haru.
Donald Trump menyebut AS semakin dekat dengan kesepakatan Iran, namun masih menyoroti isu uranium diperkaya dan Selat Hormuz.
UM UGM CBT 2026 berlangsung 2–6 Juni. Simak materi ujian, tips menghadapi soal, dan jadwal pengumuman hasil pada 12 Juni 2026.
Pemerintah mulai menerapkan ekspor satu pintu melalui PT DSI pada 1 Juni 2026. Batu bara, CPO, dan ferroalloy masuk tahap transisi.