Advertisement
Dinkes Bantul Siapkan Layanan Kesehatan Selama Mudik dan Libur Lebaran 2025
Kepala Dinkes Bantul, Agus Tri Widiyantara (tiga kiri) didampingi jajaran terkait saat menyampaikan kesiapan layanan kesehatan di Bantul selama masa mudik dan libur Lebaran, Jumat (21/3 - 2025)
Advertisement
Haranjogja.com, BANTUL – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul memastikan kesiapan layanan kesehatan selama masa mudik dan libur Lebaran 2025. Sejumlah langkah disiapkan guna menjamin keamanan dan keselamatan pemudik serta wisatawan yang berkunjung ke Bantul selama periode libur panjang tersebut.
Sekretaris Dinkes Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso mengungkapkan, pihaknya akan mendirikan Pos Pengamanan (Pospam) terpadu layanan kesehatan di beberapa titik. “Pospam akan dibuka di Simpang 4 Druwo, Simpang 3 Piyungan, Bundaran Srandakan, dan Pospam Polairud Parangkusumo. Pendirian pospam ini berlangsung sejak akhir Maret hingga awal April 2025,” ujarnya, Jumat (21/3/2025).
Advertisement
BACA JUGA: Polda DIY Siapkan Ribuan Personel hingga Skema Rekayasa Lalu Lintas Hadapi Mudik Lebaran
Layanan kesehatan di pospam difokuskan pada penanganan ringan dan pertolongan pertama. Jika terjadi kecelakaan lalu lintas yang membutuhkan tindakan lebih lanjut, pasien akan langsung dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat. “Ambulans juga disiapkan minimal satu unit per pospam,” tambahnya.
Selain itu, Dinkes Bantul juga mengantisipasi potensi masalah kesehatan di lokasi wisata. “Di Pantai Parangtritis atau Parangkusumo, biasanya banyak wisatawan tersengat ubur-ubur. Jika kasusnya ringan bisa ditangani di pospam, tetapi jika ada gejala lebih serius, akan dirujuk ke rumah sakit,” jelas dia.
Kepala Dinkes Bantul, Agus Tri Widiyantara menekankan pentingnya upaya promotif dan preventif oleh puskesmas dalam mencegah kejadian luar biasa (KLB) di masa libur Lebaran. “Kami meminta puskesmas mengintensifkan promosi kesehatan, terutama terkait penyakit yang berpotensi meningkat saat libur panjang seperti demam berdarah, leptospirosis, diare, dan hantavirus,” ungkapnya.
Selain itu, kewaspadaan terhadap kasus keracunan makanan juga menjadi perhatian. “Saat libur Lebaran, banyak masyarakat mengadakan acara makan bersama. Kami mengimbau agar masyarakat memperhatikan kebersihan, keamanan, dan masa kedaluwarsa makanan yang dikonsumsi,” tambah Agus.
Sementara untuk memastikan akses layanan kesehatan yang optimal, puskesmas dan rumah sakit di Bantul tetap beroperasi selama masa libur Lebaran. “Seluruh puskesmas dan rumah sakit akan tetap buka 24 jam untuk layanan gawat darurat. PSC 119 juga disiagakan untuk menangani kasus kecelakaan yang melibatkan pemudik dan wisatawan,” terang Agus.
Sebanyak 16 Puskesmas di kapanewon Bantul dan sejumlah fasilitas kesehatan lainnya akan siaga selama Lebaran dengan total 467 tenaga medis yang bertugas. Jumlah tersebut terdiri dari PSC: 12 petugas, UGD Puskesmas Rawat Inap: 48 petugas, UGD Rumah Sakit: 75 petugas dan Pospam Lebaran: 332 petugas.
Adapun jam operasional layanan kesehatan selama cuti bersama Lebaran yakni 28-29 Maret 2025: Semua layanan kesehatan dibuka, 30 Maret – 1 April 2025: Layanan UGD Puskesmas Rawat Inap tetap buka, 2-5 April 2025: Semua layanan kesehatan dibuka, 6 April 2025: Layanan UGD Puskesmas Rawat Inap tetap buka dan 7 April 2025: Semua layanan kesehatan dibuka kembali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
- Volume Sampah Libur Lebaran di Jogja Terkendali, Naik Tipis 7 Persen
Advertisement
Advertisement







