PAD Bantul Capai 80,95%, Pemkab Optimistis Target Tercapai
PAD Bantul mencapai Rp611,43 miliar atau 80,95% per 20 Oktober 2026. Pemkab mengandalkan program penghapusan denda PBB-P2.
Santan kelapa / Shopee
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Perdagangan Kulonpogo mengatakan, harga kelapa di wilayahnya memang tengah mengalami kenaikan yang signifikan beberapa waktu belakangan. Di sejumlah pasar tradisional harga kelapa berkisar di angka Rp13.000 hingga Rp14.000 per buah.
Kepala Bidang Usaha Perdagangan Dinas Perdagangan Kulonprogo, Endang Zulywanti mengungkapkan, harga tersebut naik hampir dua kali lipat dibanding harga normal yang biasanya hanya berkisar Rp7.000–Rp9.000 per buah.
BACA JUGA: Harga Kelapa Parut di Kulonprogo Tembus Rp17.000, Ibu Rumah Tangga Mengeluh
Menurut Endang, kenaikan harga ini disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, kondisi cuaca yang sempat didominasi hujan lebat pada bulan sebelumnya berdampak langsung pada proses pembungaan kelapa. "Banyak bunga kelapa yang berguguran sehingga produksi buahnya menurun drastis,” ujarnya, Rabu (23/4/2025).
Kedua, permintaan pasar yang melonjak menjelang bulan Ramadan juga turut menjadi pendorong kenaikan harga. Para petani cenderung memanen kelapa muda atau degan yang permintaannya meningkat tajam selama bulan puasa, terutama untuk memenuhi kebutuhan tempat-tempat wisata dan pasar luar daerah.
“Degan memang harganya lebih tinggi dibanding kelapa tua, sehingga petani memilih menjual lebih awal,” tambah Endang.
Meskipun stok kelapa saat ini masih terbilang cukup, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo belum memiliki rencana untuk mendatangkan pasokan dari luar daerah. Menurut Endang, masyarakat di pedesaan masih memiliki akses informal untuk memenuhi kebutuhan kelapa, seperti meminta langsung kepada tetangga.
Sementara intervensi dari pemerintah masih difokuskan pada pendampingan petani oleh Dinas Pertanian. Pasca Lebaran, tren penjualan degan mulai menurun dan diharapkan akan berangsur normal beberapa waktu ke depan.
Mengenai prediksi harga ke depan, Endang mengaku belum bisa memberikan kepastian. “Dinas Pertanian sendiri belum dapat memperkirakan kapan produksi kelapa akan kembali stabil,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD Bantul mencapai Rp611,43 miliar atau 80,95% per 20 Oktober 2026. Pemkab mengandalkan program penghapusan denda PBB-P2.
Pembangunan RTH Abu Bakar Ali di Jogja telah melampaui 40% dan ditargetkan rampung pada 22 Desember 2026.
Arema FC mengakhiri kerja sama dengan Marcos Santos setelah lima laga tanpa kemenangan. Andre Caldas ditunjuk sebagai pelatih interim.
Marco Bezzecchi memimpin Practice MotoGP Australia 2026 di Phillip Island dengan 1 menit 26,775 detik. Marc Marquez ketiga, Jorge Martin kelima.
Kapolda DIY memetakan kasus debt collector menyusul keluhan warga. Masyarakat yang mengalami tindakan di jalan bisa menghubungi layanan 110.
Harga tiket pesawat Eropa diprediksi naik hingga 20% pada 2027 akibat kenaikan bahan bakar, pajak penerbangan, dan berkurangnya kursi.