SPMB SMP Bantul 2026 Dibuka Juni, Jalur Domisili Diubah
Dikpora Bantul mulai membuka tahapan SPMB SMP 2026 pada Juni mendatang. Jalur domisili wilayah kini bisa memilih tiga sekolah negeri.
Ilustrasi buaya. Freepik
Harianjogja.com, BANTUL – Seekor buaya dilaporkan muncul di Sungai Progo, tepatnya di wilayah Padukuhan Juwono, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul. Kemunculan hewan liar tersebut membuat warga resah, apalagi area tersebut kerap menjadi lokasi aktivitas harian masyarakat.
Lurah Triharjo, Suwardi, membenarkan laporan dari beberapa warganya yang melihat langsung keberadaan buaya itu.
BACA JUGA: Lurah Pastikan Video Viral Buaya di Sungai Progo Bukan Hoaks, Warga Diminta Waspada
“Beberapa hari yang lalu warga melihat ada binatang yang diduga buaya di sekitar Sungai Progo, sebelah barat Padukuhan Juwono. Sampai kemarin sore, saya juga melihat di beberapa titik sempat terlihat buaya di tengah sungai,” ujar Suwardi, Sabtu (17/5/2025).
Namun, menurut Suwardi, sejak saat itu buaya tersebut belum terlihat lagi. Ia mengaku tidak bisa memastikan di mana posisi buaya tersebut saat ini.
“Keberadaan buaya sekarang tidak diketahui. Bisa saja berada di rawa-rawa sekitar, karena memang di tempat kami ada banyak rawa yang memungkinkan jadi habitatnya,” jelasnya.
Menyikapi kondisi ini, warga setempat memilih untuk tidak bertindak sendiri. Mereka menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada pihak terkait.
“Warga pada dasarnya takut, jadi kami serahkan kepada BKSDA dan tim yang peduli terhadap satwa. Kami berharap ada koordinasi berkelanjutan dan jika memang benar ada buaya, kami minta segera ditangkap,” kata Suwardi.
Ia menambahkan, kawasan sekitar Sungai Progo memang kerap dimanfaatkan warga untuk kegiatan seperti mencari kayu bakar, menanam rumput gajah, dan memancing. Karena itu, ia meminta agar masyarakat tetap waspada dan tidak beraktivitas sendirian di area sungai.
Kemunculan buaya ini menjadi yang pertama kali dilaporkan di wilayah tersebut. Sebelumnya tidak pernah ada kejadian serupa. “Tidak ada yang tahu apakah sebelumnya sudah pernah muncul, ini baru pertama kali warga lihat,” pungkasnya.
Pihak Kalurahan Triharjo kini menunggu langkah lebih lanjut dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk memastikan keamanan warga dan penanganan buaya liar tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dikpora Bantul mulai membuka tahapan SPMB SMP 2026 pada Juni mendatang. Jalur domisili wilayah kini bisa memilih tiga sekolah negeri.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.