Angka Pernikahan di Kulonprogo Terus Menurun, Kemenag Ungkap Pemicunya
Angka pernikahan di Kulonprogo terus menurun. Kemenag menyebut kesiapan dan penurunan jumlah penduduk menjadi sejumlah faktornya.
Olah TKP kejadian aksi pecah kaca mobil di Wates, Kulonprogo, Rabu (18/6/2025). Ist/polreskulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO—Aksi pecah kaca mobil terjadi di Kedunggong, Wates, Kulonprogo. Para pelaku diduga beraksi pada Rabu (18/6/2025) dini hari. Korban yang baru mengetahui saat pagi hari terkejut mendapati kaca mobilnya pecah.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko mengatakan, di dalam mobil tersebut terdapat uang tunai sebesar Rp5,3 juta yang digondol pelaku. Mobil tersebut memang diparkirkan di depan garasi rumah. "Barang yang hilang uang Rp5,3 juta sama tiga sertifikat tanah," katanya, Rabu (18/6/2025).
BACA JUGA: Jalan di Kulonprogo yang Ditanami Pohon Pisang Akhirnya Berbuah Material Uruk
Korban dalam kejadian tersebut Yohan Maulana yang bertempat tinggal di TKP. Adapun mobil yang menjadi sasara pecah kaca bernopol AB 1041 LP. Sarjoko menjelaskan, memang sedari malamnya, Selasa (17/6/2025) mobil tersebut terparkir di TKP.
"Korban meninggalkan satu tas gendong warna hitam di dalam mobil," sambungnya. Setelah memarkirkan mobilnya, Yohan masuk rumah untuk tidur beristirahat selama semalaman. Terbangun di pagi hari korban sudah mendapati kaca mobilnya sebelah kanan bagian tengah dalam keadaan pecah.
Barang-barang berharga yang diletakan di atas jok tengah mobil raib. Sementara itu, korban Yohan menjelaskan, tetangganya pada Rabu (18/6/2025) 01.00 WIB masih belum tidur dan melihat kondisi masih aman. Dia menduga para pelaku beraksi setelah tetangganya selesai nongkrong.
"Kami tahunya pas pagi karena alarm mobil juga tidak bunyi," ungkapnya. Dia pun membenarkan, barang berharganya yang raibnya berupa uang tunau Rp5,3 juta dan tiga sertifikat. Menurutnya, uang tersebut rencananya digunakan untuk keperluan acara di rumahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Angka pernikahan di Kulonprogo terus menurun. Kemenag menyebut kesiapan dan penurunan jumlah penduduk menjadi sejumlah faktornya.
MK dijadwalkan membacakan putusan perkara PHPU yang mempersoalkan keabsahan syarat pendidikan Gibran pada Selasa malam
Pemkab Kulonprogo menyalurkan 42 unit alsintan kepada kelompok tani dan gapoktan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan hasil pertanian.
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan disahkan hari ini. Apindo dan KSPI masih menyoroti upah, PHK, pesangon, outsourcing hingga pekerja kontrak.
Nobar Timnas Indonesia di Alun-alun Wates berlangsung meriah. Bupati dan Wabup Kulonprogo ikut merayakan kemenangan bersama ratusan warga.
Pegadaian meraih penghargaan Bronze Winner IPMA Global Project Excellence Award 2026 di Hiroshima, Jepang, dan mengharumkan nama Indonesia