UMK Gunungkidul 2026 Rp2,46 Juta, Berapa Besaran Tahun Depan?
Komisi D DPRD Gunungkidul berharap UMK 2027 disesuaikan dengan biaya hidup, kemampuan perusahaan, dan formula pengupahan yang berlaku.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL – Seorang pria berinisial S, 40, warga Sawahan, Srihardono, Pundong, Bantul, diduga melakukan perusakan rumah warga sembari membawa senjata tajam. Aksi nekat itu terjadi pada Selasa (8/7/2025) sekitar pukul 05.00 WIB dan kini pelaku dalam pengejaran polisi.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry menjelaskan, pelaku datang ke rumah Ponijem, 59 warga setempat dengan membawa sebilah bendo (alat pemecah kelapa). Tujuannya mencari suami Ponijem.
BACA JUGA: Pemprov Bali Bongkar Vila Ilegal di Kawasan Pantai Bingin
"Pelaku datang membawa sajam jenis bendo untuk mencari suami korban," ujar Jeffry saat dikonfirmasi, Senin (21/7/2025).
Namun, saat itu suami korban tidak berada di rumah. S pun naik pitam dan melampiaskan amarahnya dengan merusak rumah.
"Pelaku memecah kaca jendela, menendang pintu hingga daun pintu terlepas, dan melumuri dinding rumah menggunakan lumpur," jelas Jeffry.
BACA JUGA: Polda Sita Ribuan Miras Ilegal dari Berbagai Wilayah di DIY, Termasuk Arak Bali
Setelah melakukan aksi vandalisme itu, pelaku langsung pergi. Korban yang baru pulang kemudian terkejut melihat kondisi rumahnya rusak dan segera melaporkan kejadian ke Polres Bantul.
“Korban merasa ketakutan dan membuat laporan resmi. Kami sudah menerima laporan tersebut dan melakukan olah TKP,” tambah Jeffry.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan polisi tengah memburu pelaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi D DPRD Gunungkidul berharap UMK 2027 disesuaikan dengan biaya hidup, kemampuan perusahaan, dan formula pengupahan yang berlaku.
Gibran menyebut Indonesia memiliki sumber daya untuk ekosistem kendaraan listrik, tetapi inovasi dan penguasaan teknologi masih perlu diperkuat.
Kredit UMKM DIY mencapai Rp27,50 triliun pada Agustus 2026, tetapi melambat 2,05%. OJK mencatat NPL UMKM mencapai 8,32%.
DPRD Bantul menyoroti potensi pemangkasan TKD pada 2027 setelah anggaran tahun ini dipangkas lebih dari Rp150 miliar.
Mabes TNI memantau TMMD ke-130 di Bantul. Progres pembangunan talut mencapai 55%, cor beton 65%, serta jalan dan gorong-gorong 85%.
Pemkot Jogja menyiapkan bantuan biaya pengobatan bagi korban kericuhan Malioboro ber-KTP Jogja yang belum tercover pembiayaan kesehatan.