86 Desa di Sleman Dapat Rp100 Juta untuk Perbaikan Jalan
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Sekolah Rakyat. - Foto ilustrasi dibuat oleh AI/ChatGPT
Harianjogja.com, SLEMAN--Dinas Sosial (Dinsos) Sleman menyampaikan rencana pembangunan sekolah rakyat (SR) di Kabupaten Sleman terus dimatangkan. Saat ini, Dinsos sedang mengupayakan proses pengadaan lahan di Kalurahan Margodadi, Seyegan.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Sleman, Sarastomo Ari Saptoto, mengatakan lahan berstatus tanah kas desa (TKD) tersebut telah disurvei oleh Dinsos Sleman. Dalam survei itu, ternyata ada beberapa bagian lahan yang dikelola Badan Usaha Milik Kalurahan (Bumkal). Lahan di Margodadi itu berwujud tegalan, buka sawah. Luasannya sekitar 4 hektar (ha).
"Karena ada bagian lahan yang dikelola BUMKal jadi perlu revisi peta. Kami masih menunggu informasi dari Dinas Pertanahan dan Tata Ruang [Dispertaru] Sleman," kata Ari dihubungi, Minggu.
Pengadaan lahan di Kalurahan Margodadi, Seyegan itu digunakan untuk pembangunan SR jenjang sekolah menengah pertama (SMP). Pengadaan lahan di Kalurahan Sumbersari, Kapanewon Moyudan juga sedang dilakukan. Lahan ini juga akan digunakan untuk pembangunan SR yang khusus untuk jenjang sekolah menengah atas (SMA).
BACA JUGA: Rektor Unisa Yogyakarta Soroti Ancaman Bahaya Judol, Sebut Bisa Ancam Masa Depan Generasi
Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Aria Nugrahadi, mengatakan rencana pembangunan SR di Kapanewon Moyudan masih sampai tahap pelengkapan/ pengurusan administrasi pemanfaatan lahan. “Baru itu. Luas lahan dan estimasi kebutuhan anggaran pembangunan belum ada,” kata Aria.
Sekretaris Dinsos Sleman, Sigit Indarto, sempat mengatakan persiapan lahan di Kapanewon Seyegan dilakukan sejak Maret 2025. Dinsos juga telah mengikuti rapat koordinasi dengan perangkat daerah lain ihwal rencana pembangunan SR ini.
Pada awalnya, ada dua pilihan lokasi yang Pemkab sediakan untuk pembangunan sekolah rakyat tersebut, yaitu Margoluwih dengan luas lahan 5 hektar (ha) dan Margodadi 3 - 4 ha. Kedua lahan yang berada di Kapanewon Seyegan tersebut berstatus TKD. Kata Sigit, pembangunan SR paling tidak butuh lahan seluas sekitar 3 ha, termasuk asrama di dalamnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.