Proyek Lampu Jalan Masuk Tahap Evaluasi Dokumen, Konstruksi 2027
Pemkab Sleman mengevaluasi studi kelayakan proyek KPBU lampu jalan. Konstruksi ditargetkan dimulai pada 2027 untuk pemerataan penerangan.
Sekolah Rakyat. - Foto ilustrasi dibuat oleh AI/ChatGPT
Harianjogja.com, SLEMAN--Dinas Sosial (Dinsos) Sleman menyampaikan rencana pembangunan sekolah rakyat (SR) di Kabupaten Sleman terus dimatangkan. Saat ini, Dinsos sedang mengupayakan proses pengadaan lahan di Kalurahan Margodadi, Seyegan.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Sleman, Sarastomo Ari Saptoto, mengatakan lahan berstatus tanah kas desa (TKD) tersebut telah disurvei oleh Dinsos Sleman. Dalam survei itu, ternyata ada beberapa bagian lahan yang dikelola Badan Usaha Milik Kalurahan (Bumkal). Lahan di Margodadi itu berwujud tegalan, buka sawah. Luasannya sekitar 4 hektar (ha).
"Karena ada bagian lahan yang dikelola BUMKal jadi perlu revisi peta. Kami masih menunggu informasi dari Dinas Pertanahan dan Tata Ruang [Dispertaru] Sleman," kata Ari dihubungi, Minggu.
Pengadaan lahan di Kalurahan Margodadi, Seyegan itu digunakan untuk pembangunan SR jenjang sekolah menengah pertama (SMP). Pengadaan lahan di Kalurahan Sumbersari, Kapanewon Moyudan juga sedang dilakukan. Lahan ini juga akan digunakan untuk pembangunan SR yang khusus untuk jenjang sekolah menengah atas (SMA).
BACA JUGA: Rektor Unisa Yogyakarta Soroti Ancaman Bahaya Judol, Sebut Bisa Ancam Masa Depan Generasi
Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Aria Nugrahadi, mengatakan rencana pembangunan SR di Kapanewon Moyudan masih sampai tahap pelengkapan/ pengurusan administrasi pemanfaatan lahan. “Baru itu. Luas lahan dan estimasi kebutuhan anggaran pembangunan belum ada,” kata Aria.
Sekretaris Dinsos Sleman, Sigit Indarto, sempat mengatakan persiapan lahan di Kapanewon Seyegan dilakukan sejak Maret 2025. Dinsos juga telah mengikuti rapat koordinasi dengan perangkat daerah lain ihwal rencana pembangunan SR ini.
Pada awalnya, ada dua pilihan lokasi yang Pemkab sediakan untuk pembangunan sekolah rakyat tersebut, yaitu Margoluwih dengan luas lahan 5 hektar (ha) dan Margodadi 3 - 4 ha. Kedua lahan yang berada di Kapanewon Seyegan tersebut berstatus TKD. Kata Sigit, pembangunan SR paling tidak butuh lahan seluas sekitar 3 ha, termasuk asrama di dalamnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman mengevaluasi studi kelayakan proyek KPBU lampu jalan. Konstruksi ditargetkan dimulai pada 2027 untuk pemerataan penerangan.
Pelni mencatat 660.654 penumpang memanfaatkan diskon tiket kapal 30 persen. Kuota telah terserap 96 persen hingga 21 Juli 2026.
PLN menyiapkan kontrak jual beli listrik hingga 30 tahun untuk proyek PSEL guna menarik investasi dan mempercepat transisi energi.
Menteri Hukum menyebut 300 WNI mengajukan pelepasan kewarganegaraan. Kenaikan tarif dinilai tidak berdampak bagi masyarakat umum
Investasi Sleman triwulan II 2026 mencapai Rp931,7 miliar. Sektor kelistrikan mendominasi dan menyerap 2.448 tenaga kerja baru.
Presiden Prabowo mengingatkan 1.177 perwira TNI-Polri menjaga integritas, menjauhi korupsi, narkoba, judi, dan mengabdi kepada rakyat.