Gogoh Iwak Ceria 2026 Jadi Cara Alihkan Anak dari Kecanduan Gawai
Gogoh Iwak Ceria 2026 di Dadap Sumilir, Kulonprogo, mengajak anak menjauh dari gawai melalui permainan menangkap ikan di alam terbuka.
ILustrasi lelang jabatan/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO - Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kulonprogo masih memproses seleksi terbuka untuk jabatan Kepala BPBD dan Kepala Badan Kesbangpol. Rangkaian tes mulai dari uji kompetensi sampai penulisan makalah sudah dilakukan tinggal menunggu diumumkan pada 20 Agustus 2025 hasil tiga besar di masing-masing jabatan. Nantinya nama tiga besar di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) diserahkan ke Bupati Kulonprogo dan nanti menjadi kewenangan orang pertama di bumi Binangun yang memutuskan.
Kepala BKPSDM Kulonprogo, Sudarmanto menjelaskan pengumuman tiga besar hanya tinggal menunggu hasil uji kompetensi yang dilakukan oleh Balai Pengukuran Kompetensi Pegawai (BPKP) DIY yang belum diserahkan. Menurutnya ketika hasil tersebut diserahkan nanti akan dikolaborasikan dengan proses seleksi pembuatan makalah. "Rangkaian tes sudah selesai tinggal menunggu integrasi hasil dari komponen ujian. Diperkirakan pekan ini integrasi dilakukan," bebernya, Selasa (12/8/2025).
BACA JUGA: Jadwal Kereta Bandara YIA Berangkat dari Stasiun Tugu, Rabu 13 Agustus 2025
Sudarmanto mengakui, pengisian di dua jabatan instansi tersebut tidak menutup sepenuhnya kekosongan pejabat di OPD Kulonprogo. Menurutnya, nantinya yang masih kosong akan diisi dengan mutasi jabatan. Selanjutnya dari hasil mutasi jabatan ketika masih ada posisi struktural yang kosong akan dilakukan seleksi terbuka seperti pengisian Kepala BPBD dan Kepala Badan Kesbangpol.
"Di antara yang kosong diisi mutasi atau dari hasil mutasi diisi melalui lelang terbuka lagi yang mudah-mudahan tahun ini dibuka lagi. Sekarang masih evaluasi jabatan eselon II yang definitif," imbuhnya. Namun, kapan seleks terbuka dibuka lagi belum dapat disampaikan Sudarmanto. Menurutnya, proses evaluasi tersebut nantinya akan ditata dengan mutasi sehingga ada kekosongan lagi dan dapat diisi seleksi terbuka.
Penyegaran jabatan eselon II menjadi perlu bagi yang sudah menjabat lebih dari dua tahun. Menurut Sudarmanto, instansinya bekerja secara paralel. "Kami paralel, satu sisi melakukan seleksi terbuka dua jabatan yang sedang berproses, disaat yang sama memproses evaluasi jabatan yang perlu penyegaran dan penataan," ungkapnya.
Seleksi terbuka seperti sekarang sangat mungkin sekali terjadi dan dilakukan sebelum 2025 usai. Itu lantaran masih ada sejumlah OPD yang dijabat oleh pelaksana tugas. Sudarmanto menegaskan, penataan dan seleksi terbuka untuk OPD di Kulonprogo berasaskan dan didasarkan pada meritokrasi. Sesuai kualifikasi, kompetensi dan kinerja yang diperhitungkan dalam penataan dan seleksi. "Semata-mata untuk menguatkan tugas di OPD tidak ada pertimbangan yang sifatnya subjektif sehingga betul-betul sesuai pengisiannya," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gogoh Iwak Ceria 2026 di Dadap Sumilir, Kulonprogo, mengajak anak menjauh dari gawai melalui permainan menangkap ikan di alam terbuka.
Doomscrolling adalah kebiasaan membaca berita negatif secara berlebihan di media sosial yang dapat memicu stres, kecemasan, insomnia hingga gangguan kesehatan j
PSIM Jogja menyiapkan 6-7 laga uji coba sepanjang Agustus 2026 untuk mematangkan tim menghadapi Super League 2026/2027. Seluruh laga direncanakan digelar di Jog
Sudaryono yang dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional tercatat memiliki aset Rp69,33 miliar dan utang Rp60,47 miliar. Berikut rincian lengkap harta kekayaannya.
Meta menguji StoryKit, aplikasi AI yang mampu membuat dongeng anak otomatis hanya dari foto, karakter, dan pesan moral. Inovatif, namun memicu perdebatan soal k
Kantor Cabang Koordinator Bank Jateng Purwokerto mendorong generasi muda di wilayah Banyumas Raya untuk memiliki visi yang visioner dan jauh ke depan