DPRD Kota Jogja Dorong Kalender Event untuk Perkuat Pariwisata Berbasis Budaya
DPRD Kota Jogja mendorong kalender event berbasis budaya untuk mengisi low season dan memperpanjang masa tinggal wisatawan.
Ilustrasi waste to energy, atau sampah jadi energi. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron, Kota Jogja mengelola sampah dengan menggunakan program Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos).
Lurah Kelurahan Gedongkiwo, Sunu Sari Husada mengajak warga Gedongkiwo untuk mengolah sampah secara mandiri dengan menggunakan program tersebut. Dia menilai pengolahan sampah mulai dari sumbernya dinilai mampu menangani sampah di wilayah tersebut.
“Program Mas Jos menjadi komitmen untuk memperkuat kesadaran warga dalam mengurangi sampah dan mengelolanya secara mandiri dan berkelanjutan,” katanya, Rabu (13/8/2028).
BACA JUGA: Garuda Prabayeksa Antar Duplikat Merah Putih dan Teks Proklamasi ke Monas
Ada lima program untuk mengolah sampah yang dilakukan melalui program Mas Jos. Langkah-langkah tersebut antara lain pilah sampah sesuai jenisnya. Dalam langkah tersebut, warga Gedongkiwo dihimbau untuk memilah sampah organik dan anorganik.
Langkah selanjutnya, warga diimbau untuk menyalurkan sampah anorganik melalui bank sampah. “Saat ini di Kelurahan Gedongkiwo telah memiliki 18 bank sampah yang aktif mengolah sampah di setiap RW,” ujarnya.
Dia menilai pengolahan sampah melalui bank sampah menjadi pilar utama untuk mengurangi volume sampah warga dan meningkatkan perekonomian warga setempat. Melalui bank sampah tersebut, edukasi terkait pengolahan sampah pun diberikan kepada warga Gedongkiwo.
Langkah selanjutnya, warga mengolah sampah organik melalui berbagai metode pengolahan sampah. Saat ini menurutnya warga Gedongkiwo telah mengolah sampah organik menggunakan beberapa metode antara lain biopori paralon, biopori jumbo, komposter tanam, dan ember tumpuk.
Warga juga diharapkan menghabiskan makanan sehingga tidak menimbulkan sampah sisa makanan. Warga juga diminta menggunakan wadah secara berulang untuk mengurangi sampah anorganik.
“Dengan semakin banyak masyarakat yang memahami dan menerapkan lima langkah Mas Jos, diharapkan kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah dari sumbernya meningkat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja mendorong kalender event berbasis budaya untuk mengisi low season dan memperpanjang masa tinggal wisatawan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.