37 Manajer KDMP Ditempatkan di Kulonprogo, Gerai Belum Beroperasi
Sebanyak 37 manajer KDMP ditempatkan di Kulonprogo sejak 1 Oktober 2026. Sejumlah gerai belum beroperasi dan koordinasi tugas menjadi sorotan.
Istimewa - kunjungan dari Dinas Pariwisata ke lokasi pembangunan lapangan paralayang di Banjarasri, Kalibawang beberapa waktu lalu
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kulonprogo sedang membangun kawasan paralayang di Perbukitan Menoreh tepatnya di Kalurahan Banjarasri, Kapanewon Kalibawang. Waktu pengerjaannya selama 150 kalender yang sudah dimulai sejak Juli 2025 lalu. Fasilitas paralayang ini akan menjadi yang pertama dimiliki Kulonprogo nantinya.
Pelaksana tugas Kepala Dispar Kulonprogo, Sutarman menyampaikan, progres di September 2025 ini realisasi fisiknya sudah sampai 52,24 persen. Capaian tersebut sudah melampaui target fisik yang menurut jadwal 39,12 persen.
BACA JUGA: Terdakwa Duel Gangster di Sukoharjo Divonis 5 Tahun Penjara
"Jadi capaian realisasi fisiknya plus 11,12 persen. Pembangunan lapangan paralayang ini untuk melayani kebutuhan bagi atlet dan penggemar paralayang," katanya kepada wartawan, Kamis (18/9/2025).
Sutarman mengatakan lokasi Banjarasri dipilih menjadi lapangan paralayang sudah sesuai pertimbangan dari Federasi Aero Sport Indonesia (FASI). Baik dari sisi pemandangan bagus dan sisi teknis lama terbang di udara baik di lokasi tersebut. Pertimbang dari FASI ini sudah diberikan sejak sebelum dalam proses lelang sehingga ditentukan lokasi tersebut.
"Rekomendasi FASI lokasi itu waktu lama terbang lebih panjang. Di Gunungkidul dalam setahun hanya bisa terbang tiga bulan sedangkan di Banjarasri itu bisa sekitar delapan bulan dalam setahun," ujarya.
Lokasi paralayang ini juga sangat cocok kecepatan anginnya. Apalagi di Banjarasri ini memiliki view pegunungan yang indah sebagai bagian keragaman destinasi wisata. Diharapkan wisatawan dapat berkunjung guna meningkatkan perekonomian masyarakat. "Progres pembangunannya saat ini deviasinya sangat positif dilihat dari capaiannya sekarang ini," ucap Sutarman.
BACA JUGA: Ditunjuk Jadi Menpora, Erick Thohir: Kita Harus Lakukan Terobosan
Dia berharap jika pembangunan lapangan paralayang ini sudah tuntas dapat dimanfaatkan dengan optimal penggemar dan atlet olahraga paralayang. Apalagi bisa digunakan secara berkala sehingga mengaktifkan warung dan UMKM setempat. "Tujuannya agar ekonominya dapat berkembang lagi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 37 manajer KDMP ditempatkan di Kulonprogo sejak 1 Oktober 2026. Sejumlah gerai belum beroperasi dan koordinasi tugas menjadi sorotan.
Presiden Prabowo Subianto berjanji meningkatkan aliran dana ke kabupaten dan provinsi pada 2027 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pendataan calon penerima bansos di Bantul diperpanjang hingga akhir Desember 2026. Warga yang belum terdaftar masih bisa diusulkan.
PSIM Jogja membidik tiga poin saat menghadapi Isenmulang Kalteng FC untuk mengakhiri lima kekalahan beruntun dan keluar dari zona degradasi.
Alex Marquez meminta jumlah sprint race MotoGP dikurangi menjadi enam atau tujuh kali per musim demi menjaga keselamatan dan karier pebalap muda.
Hiswana Migas dan Pertamina memastikan stok BBM DIY aman hingga akhir 2026, meski antrean SPBU meningkat akibat pergeseran konsumsi.