Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Foto ilustrasi Waste to Energy. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Pemerintah Daerah (Pemda) DIY terus mempersiapkan pelaksanaan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Saat ini, Pemda DIY masih melakukan konsolidasi internal dengan pemerintah kabupaten/kota di wilayah DIY yang akan dilibatkan dalam program tersebut.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, Kusno Wibowo, menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada rencana untuk melibatkan daerah di luar DIY.
“Belum ada rencana menggandeng kabupaten di luar DIY,” ujarnya, Senin (13/10/2025).
Sebelumnya, opsi melibatkan daerah lain sempat dipertimbangkan karena kebutuhan pasokan sampah untuk program PSEL mencapai minimal 1.000 ton per hari. Sementara itu, volume sampah yang selama ini masuk ke TPA Piyungan dari Sleman, Kota Jogja, dan Bantul baru sekitar 750 ton per hari.
Meski demikian, Kusno optimistis kebutuhan sampah tersebut dapat dipenuhi dari kabupaten/kota di DIY tanpa harus menggandeng daerah lain.
“Insyaallah bisa dipenuhi,” katanya.
Ia menjelaskan, jumlah 750 ton tersebut merupakan volume sampah yang saat ini diangkut ke TPA Piyungan, dengan komposisi 50% berasal dari Sleman, 100% dari Kota Jogja, dan 50% dari Bantul. Jika potensi sampah di tiga wilayah tersebut dimaksimalkan, totalnya diperkirakan bisa mencapai 1.300 ton per hari.
Lebih lanjut, Kusno menyampaikan bahwa perkembangan terbaru dari program PSEL adalah tim dari pemerintah pusat telah melakukan survei calon lokasi di Piyungan.
Pemda DIY juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung keberhasilan program ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina