Advertisement
Ribuan Kicaumania Siap Padati Kajari Sleman Cup 2025
Suasana penyelenggaran Lomba Besar Seni Suara Alam Burung Derkuku Piala KGPAA. Pakualam Cup VI yang diselenggarakan pada Minggu (12/6/2022) di kawasan Alun-alun Selatan. - Harian Jogja / Yosef Leon
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN0—Ribuan kicaumania diperkirakan memadati Lapangan Pemda Sleman pada Festival dan Kontes Burung Berkicau “Kajari Sleman Cup”, Minggu (30/11/2025). Gelaran yang diinisiasi Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman bekerja sama dengan BnR ini menargetkan lebih dari 1.000 peserta dan membawa misi sosial bagi masyarakat.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sleman, Bambang Yunianto, mengatakan kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi produktif sekaligus bagian dari upaya menghadirkan aktivitas positif bagi warga, terutama anak muda di Bumi Sembada.
Advertisement
“Kami melihat hobi burung berkicau sebagai kegiatan yang sangat positif. Melalui event seperti ini, kami berupaya menekan potensi kriminalitas di DIY, khususnya di kalangan anak muda, dengan mengarahkan energi mereka pada hobi yang sehat,” ujar Bambang Yunianto, Rabu (19/11/2025).
Ia menambahkan Sleman sebagai wilayah dinamis memiliki berbagai tantangan, sehingga dibutuhkan lebih banyak ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan hobinya.
BACA JUGA
Pelaksana acara dari BnR, Pras BnR, menyampaikan animo peserta sangat tinggi. Selain hadiah besar di kelas utama, kegiatan ini juga mengusung misi sosial sehingga semakin diminati.
“Untuk kelas utama seperti Kajari 24G, kami menyediakan tiket dengan harga merakyat namun hadiah fantastis, termasuk sepeda motor Yamaha Gear,” paparnya.
Selain hadiah menarik, “Kajari Sleman Cup” juga menegaskan komitmen pelestarian fauna lokal melalui kelas khusus Burung Endemik Sogon (Sogonig) khas pegunungan Sleman.
“Pembukaan kelas itu mendapat respons positif karena dianggap memajukan kicaumania lokal,” lanjut Pras.
Demi menjaga integritas perlombaan, panitia menerapkan sistem Ajuan Terbuka per Blok yang meminimalisasi komunikasi antarpersonel juri. Juri-juri berkualitas dari BnR diturunkan untuk memastikan keputusan tetap murni.
Lebih jauh, Pras menyebut event ini diharapkan digelar rutin, sekaligus menyalurkan sebagian hasilnya untuk kegiatan bakti sosial.
Secara terpisah, Bupati Sleman, Harda Kiswaya, mengapresiasi gelaran yang dinilai membawa manfaat ganda: mendorong kegiatan positif masyarakat dan melestarikan fauna lokal.
“Kegiatan seperti ini juga berdampak baik bagi daerah, terutama dalam memajukan UMKM di sekitar lokasi acara. Saya berharap ‘Kajari Sleman Cup’ dapat menjadi agenda tahunan,” kata Harda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Polri Ungkap Potensi Kerugian Kebocoran Subsidi BBM-LPG Capai Rp1,26 T
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Digugat ke PTUN, Pemkab Bantul Sebut Pemecatan Dukuh Seloharjo Sah
- Sultan HB X Tekankan Pentingnya Mawas Diri dalam Pengambilan Keputusan
- Empat Nama Berebut Kursi Ketua PKB Kulonprogo lewat UKK
- WFH ASN DIY Mulai Pekan Ini, Car Free Day Tetap Lanjut
- Jadwal KRL Palur-Jogja 7 April 2026 Lengkap dari Pagi hingga Malam
Advertisement
Advertisement





