Advertisement
DLHK DIY Siapkan Kuota 300 Ton Sampah ke TPA Piyungan Saat Nataru
Tumpukan sampah di TPA Piyungan Kabupaten Bantul. Antara - Hery Sidik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—DLHK DIY menyiapkan kuota 300 ton untuk evakuasi sampah Kota Jogja ke TPA Piyungan selama libur Natal dan Tahun Baru, mengantisipasi lonjakan sampah akibat meningkatnya kunjungan wisata.
Kepala DLHK DIY, Kusno Wibowo, menjelaskan TPA Piyungan akan tetap beroperasi pada minggu pertama Januari 2026 meski rencana penutupan permanen dijadwalkan pada bulan yang sama. "Nataru masih kita buka. Fokusnya untuk menampung evakuasi sampah dari Kota Jogja," katanya, Senin (24/11/2025).
Advertisement
Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, Kota Jogja menjadi wilayah paling terdampak peningkatan volume sampah selama Nataru. DLHK DIY menyiapkan kuota evakuasi sebanyak 300 ton selama seminggu. "Perkiraan kenaikan volume sampah sekitar 15-20% dibanding hari biasa," ujar Kusno.
Setelah minggu pertama Januari 2026, TPA Piyungan akan ditutup untuk pengangkutan sampah dari kabupaten/kota. Penutupan ini disebabkan daya tampung lahan transisi yang sudah tidak memadai.
BACA JUGA
Kota Jogja, Sleman, dan Bantul diharapkan dapat mengelola sampahnya secara mandiri pasca-penutupan Piyungan. Desentralisasi pengelolaan sampah ini diperlukan hingga beroperasinya Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang dijadwalkan pada 2028.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
- Warga Karangwaru Jogja Terapkan Biowash untuk Kelola Sampah Organik
- Lampaui Target, PAD Kota Jogja 2025 Tembus Rp952 Miliar
- Pemkab Bantul Bakal Lindungi Pekerja Rentan lewat Iuran Jamsostek
- Sebagian ASN Sleman Gaptek, Penggunaan Corpu Belum Maksimal
- Dana Desa Bantul 2026 untuk Kopdes Masih Tunggu Arahan
Advertisement
Advertisement




