Advertisement

PKL Setujui Relokasi, Alun-Alun Wonosari Bebas Aktivitas Berjualan

David Kurniawan
Selasa, 20 Januari 2026 - 21:47 WIB
Jumali
PKL Setujui Relokasi, Alun-Alun Wonosari Bebas Aktivitas Berjualan Kondisi Alun-Alun Wonosari di depan Kantor Pemkab Gunungkidul, Senin (6/11/2023).(Harian Jogja - David Kurniawan)

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini berjualan di kawasan Alun-Alun Wonosari akhirnya sepakat untuk tidak lagi melakukan aktivitas usaha di lokasi tersebut setelah tercapai kesepakatan dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

Kesepakatan relokasi itu dicapai dalam audiensi antara perwakilan PKL Pawonsari dengan tim Pemkab Gunungkidul yang berlangsung di Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Gunungkidul, Selasa (20/1/2026).

Advertisement

Penasehat PKL Pawonsari, Arif Yuniarasa, menyampaikan bahwa mayoritas pedagang menyatakan kesediaannya untuk direlokasi ke lokasi usaha baru yang telah disiapkan pemerintah daerah.

“Hari ini ada audiensi dengan pihak pemkab dan sudah ada kesepakatan dan hampir 90% Pedagang Pawonsari mau menerima relokasi,” kata Arif Yuniarasa. 

Dalam kesepakatan tersebut, para PKL akan dipindahkan ke lokasi perluasan Taman Kuliner yang berada di kawasan lapangan tenis, tepat di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul. Area lapangan tenis tersebut nantinya akan dialihfungsikan menjadi bagian dari kawasan usaha kuliner.

“Kami siap menempati lokasi perluasan Taman Kuliner di lapangan tenis. Rencananya, dalam waktu dekat pemkab membangun lokasi perluasan tersebut,” kata Arif.

Sambil menunggu pembangunan lokasi relokasi permanen rampung, para PKL akan ditempatkan sementara di kawasan Taman Kota yang posisinya bersebelahan langsung dengan Taman Kuliner. Lokasi sementara ini masih berada di area luar dan pinggir jalan.

“Jadi masih di luar atau di pinggir jalan. Nanti, setelah area perluasan selesai dibangun, para pedagang akan pindah ke dalam,” katanya.

Arif menambahkan, para PKL direncanakan kembali mulai beraktivitas di lokasi relokasi sementara pada Minggu (25/1/2026). Lokasi berjualan tersebut telah disepakati bersama antara perwakilan pedagang dan tim dari Pemkab Gunungkidul.

“Kami sudah menyampakaian dan lokasi berjualan merupakan tempat yang telah disepakati bersama dengan tim dari pemkab di seputaran Taman Kota,” ujarnya.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Gunungkidul, Chairul Agus Mantara, memastikan bahwa penertiban PKL di kawasan Alun-Alun Wonosari tidak lagi menjadi persoalan karena para pedagang bersedia direlokasi.

Menurut Mantara, kesepakatan tersebut secara resmi telah dituangkan dalam pertemuan di Kantor Setda Gunungkidul bersama perwakilan PKL. Dengan demikian, kawasan Alun-Alun Wonosari akan kembali steril dari aktivitas jual beli.

Ia menegaskan bahwa lokasi relokasi PKL bukan berada di Pasar Besole, Kalurahan Baleharjo, Wonosari, melainkan di kawasan lapangan tenis yang akan dijadikan area perluasan Taman Kuliner.

“Sementara masih dibangun [perluasan Taman Kuliner], maka para PKL akan menempati di kawasan Taman Kota yang bersebelahan dengan Taman Kuliner,” kata mantan Kepala Dinas Kebudayaan tersebut.

Mantara menjelaskan, larangan aktivitas usaha di kawasan Alun-Alun Wonosari mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat. Dalam Pasal 5 disebutkan pemanfaatan kawasan alun-alun.

“Kawasan alun-alun harus bersih dari kegiatan berjualan maupun aktivitas usaha lainnya sehingga dilakukan penertiban,” kata Mantara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

4 Kasus Teror Hiu dalam 48 Jam di Australia, Warga Diminta Jauhi Laut

4 Kasus Teror Hiu dalam 48 Jam di Australia, Warga Diminta Jauhi Laut

News
| Selasa, 20 Januari 2026, 22:57 WIB

Advertisement

Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai

Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai

Wisata
| Senin, 19 Januari 2026, 18:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement