Advertisement
Harga Cabai Fluktuatif, Disperindag DIY Pastikan Stok Aman
Cabai rawit / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Harga cabai di DIY tercatat mengalami fluktuasi sepanjang Januari–Februari 2026, sementara komoditas strategis lain relatif stabil. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menegaskan langkah antisipatif terus dijalankan untuk menjaga ketersediaan dan daya beli masyarakat.
Kepala Disperindag DIY, Yuna Pancawati, menjelaskan, secara umum harga bahan pokok sejak minggu pertama 2026 masih terkendali, dengan kenaikan paling terasa terjadi pada komoditas cabai yang sangat dipengaruhi faktor cuaca dan pasokan.
Advertisement
“Kenaikan harga terutama terjadi pada cabai yang bersifat fluktuatif, sementara beras, telur, dan bawang relatif stabil,” ujar Yuna di kantor Disperindag DIY, Kamis (5/2/2026).
Untuk menjaga stabilitas harga menjelang Hari Raya Idulfitri, Disperindag DIY melakukan pemantauan intensif di pasar tradisional dan pasar rakyat, sekaligus melaksanakan Operasi Pasar sebanyak 12 kali untuk komoditas strategis. Selain itu, enam lokasi Pasar Murah digelar agar masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
BACA JUGA
Berdasarkan pengamatan pekan pertama Januari hingga pekan pertama Februari 2026, harga beras medium relatif stabil di kisaran Rp13.163–Rp13.288/kg, dengan rata-rata Rp13.186/kg. Beras premium bahkan cenderung stabil di Rp14.825/kg sepanjang periode tersebut.
Telur ayam ras mengalami tren penurunan bertahap, dari Rp29.750/kg pada minggu pertama menjadi Rp27.313/kg pada minggu keenam, rata-rata Rp28.329/kg. Sementara itu, cabai merah keriting tercatat fluktuatif, turun hingga minggu ketiga lalu kembali naik dengan rata-rata Rp32.733/kg. Cabai merah besar sempat turun tajam dari Rp50.625/kg menjadi Rp32.750/kg, kemudian naik kembali, rata-rata Rp39.058/kg.
Cabai rawit merah mencatat kenaikan signifikan pada minggu keenam hingga Rp63.125/kg, dengan rata-rata Rp47.329/kg. Cabai rawit hijau tetap relatif tinggi namun cenderung menurun, rata-rata Rp57.261/kg.
Harga bawang merah menurun dan stabil di kisaran Rp35.250–Rp39.000/kg, rata-rata Rp36.225/kg. Bawang putih honan stabil di Rp31.750–Rp32.750/kg, sedangkan bawang putih kating mengalami sedikit fluktuasi dengan rata-rata Rp35.145/kg.
Disperindag DIY menegaskan bahwa pemantauan harga dan pasokan bahan pokok akan terus dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga wajar, sekaligus menjaga kestabilan pasar menjelang momentum penting seperti Hari Raya Idulfitri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Polres Tanjung Priok Gagalkan Peredaran 5.095 Cartridge Etomidate
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Pemuda Gunungkidul Tutup Usia di Malaysia, Berangkat Cari Pekerjaan
- Kecelakaan Beruntun Dini Hari di Simpang Monjali, Rugi Rp37 Juta
- Asap TPA Piyungan Dikeluhkan, DLH Bantul Hentikan Pembakaran Malam
- Laka Lantas Kulonprogo 2025 Tembus 844 Kasus, Jalan Wates-Jogja Rawan
- Minat PMI Gunungkidul Tinggi, Malaysia Jadi Tujuan Utama
Advertisement
Advertisement



