Advertisement

Disdikpora Kulonprogo Luncurkan 28 Bahan Ajar untuk SD dan SMP

Khairul Ma'arif
Sabtu, 07 Februari 2026 - 15:47 WIB
Maya Herawati
Disdikpora Kulonprogo Luncurkan 28 Bahan Ajar untuk SD dan SMP Foto ilustrasi siswa SD dan SMP / Ilustrasi Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kulonprogo meluncurkan 28 buku bahan ajar untuk jenjang SD dan SMP yang terintegrasi nilai kearifan lokal. Peluncuran bahan ajar SD dan SMP Kulonprogo ini diarahkan untuk memperkuat karakter generasi muda yang tetap berakar pada budaya daerah sekaligus memenuhi standar nasional pendidikan pada (6/2/2026).

Sebanyak 28 buku bahan ajar tersebut telah dimutakhirkan secara sistematis dan disusun dengan melibatkan tenaga pendidik berprestasi yang memahami standar nasional maupun muatan lokal. Seluruh materi diselaraskan dengan tujuan pembelajaran agar relevan dengan kebutuhan siswa di lapangan.

Advertisement

Kepala Disdikpora Kulonprogo, Nur Wahyudi, memastikan bahan ajar ini dapat diakses secara digital melalui laman resmi Disdikpora Kulonprogo untuk memberi fleksibilitas kepada sekolah dan orang tua. Namun, bahan ajar dalam bentuk fisik tetap tersedia bagi wali murid yang membutuhkan.

"Seluruh materi telah disesuaikan dengan tujuan pembelajaran agar relevan dengan kebutuhan siswa di lapangan total ada 28 buku bahan ajar untuk SD dan SMP. Pencetakan bahan ajar bersifat opsional untuk wali murid boleh dicetak bagi yang membutuhkan kalau tidak bisa diakses secara digital," jelas Nur Wahyudi kepada wartawan, Jumat (6/2/2026).

Ia menegaskan pendidikan tidak hanya menitikberatkan pada kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan tata krama yang menjadi ciri khas masyarakat. Integrasi kearifan lokal dalam bahan ajar SD dan SMP Kulonprogo diharapkan mampu menyeimbangkan literasi, numerasi, serta karakter siswa.

Wakil Ketua Bidang Advokasi Dewan Pendidikan Kulonprogo, Anung Marganto, mengingatkan agar peluncuran bahan ajar ini benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas siswa, bukan sekadar memenuhi administrasi.

"Keberhasilan pendidikan diukur dari literasi, numerasi, dan karakter siswa bukan sekadar kelengkapan berkas," tegasnya.

Dalam waktu dekat, bahan ajar SD dan SMP Kulonprogo tersebut dapat langsung diakses dan dimanfaatkan oleh para pelajar. Kehadirannya diharapkan mendorong peningkatan mutu pendidikan secara nyata, terutama dalam penguatan literasi, numerasi, serta pembentukan karakter berbasis budaya lokal di Kulonprogo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Siklon Penha Picu Banjir dan Longsor di Filipina, 8 Orang Meninggal

Siklon Penha Picu Banjir dan Longsor di Filipina, 8 Orang Meninggal

News
| Sabtu, 07 Februari 2026, 18:07 WIB

Advertisement

India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine

India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine

Wisata
| Rabu, 04 Februari 2026, 18:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement