Advertisement
Berteduh di Gubuk, Dua Petani Seyegan Sleman Tersambar Petir
Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Dua warga Margoluwih, Seyegan, meninggal dunia akibat tersambar petir saat berteduh di gubuk sawah pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Satu korban lainnya selamat dalam insiden sambaran petir yang terjadi di areal persawahan Padukuhan Barak tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, menjelaskan ketiga warga saat itu tengah menanam padi sebelum hujan turun dan memaksa mereka beristirahat di sebuah gubuk kecil di tengah sawah.
Advertisement
"Tiga orang sedang menanam padi di sawah. [Saat] hujan, istirahat di gubuk kecil, lalu tersambar petir," jelas Bambang.
Sambaran petir tersebut menyebabkan dua korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan satu orang lainnya dinyatakan selamat.
BACA JUGA
Bambang menambahkan berdasarkan peringatan dini cuaca, wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang. Kondisi ini meningkatkan risiko kejadian serupa di sejumlah wilayah.
Selain korban tersambar petir di Seyegan, dampak hujan disertai angin kencang juga dilaporkan terjadi di beberapa titik Kabupaten Sleman. Di Karangploso, Maguwoharjo, pohon tumbang menimpa atap bangunan parkir, sementara di Sumberadi, Mlati, pohon tumbang melintang di jalan.
BPBD Sleman telah melakukan asesmen dan penanganan darurat di lokasi terdampak, termasuk penanganan pohon tumbang dan pemantauan kondisi cuaca lanjutan. "Upaya dilakukan, asesmen dan penanganan darurat," katanya.
BPBD Sleman mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di ruang terbuka, khususnya di area persawahan atau lapangan terbuka, ketika hujan disertai kilat dan angin kencang masih berpotensi terjadi di Sleman dan wilayah DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
AHY Targetkan Tanggul Laut di Pantura Bisa Tahan 200 Tahun
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



