Advertisement

34.143 Warga Sleman Keluar dari BPJS Kesehatan, Pemkab Reaktivasi

Andreas Yuda Pramono
Rabu, 18 Februari 2026 - 14:57 WIB
Maya Herawati
34.143 Warga Sleman Keluar dari BPJS Kesehatan, Pemkab Reaktivasi Foto ilustrasi layanan BPJS Kesehatan. / Antara

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Puluhan ribu warga Sleman tercatat keluar dari kepesertaan BPJS Kesehatan sehingga menjadi perhatian pemerintah daerah dalam menjaga akses layanan kesehatan masyarakat. Hal ini ditegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman yang telah mereaktivasi sebagian peserta dan memasukkan mereka dalam skema pembiayaan daerah.

Data terbaru menunjukkan sebanyak 34.143 jiwa di Sleman keluar dari daftar peserta BPJS Kesehatan. Dari jumlah tersebut, sekitar 2.000 peserta segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JK) telah direaktivasi per Jumat (13/2/2026) melalui program Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja (PBPU BP) yang didaftarkan oleh pemerintah daerah.

Advertisement

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman, Dedi Aprianto, menjelaskan pemerintah daerah tidak melakukan pergeseran anggaran dari pos lain untuk pembiayaan program tersebut.

“Sementara tidak ada pergeseran pos-pos anggaran. Nanti kalau memang butuh penambahan, kami akan mengusulkan dengan OPD lain di APBD Perubahan,” kata Dedi dihubungi, Selasa (17/2/2026).

Menurut Dedi, Pemkab Sleman membayar premi kepesertaan secara penuh dengan prioritas warga miskin dan rentan miskin serta masyarakat yang memiliki penyakit kronis. Kebijakan tersebut mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Sleman Nomor 10.1 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Bupati Nomor 110 Tahun 2016 mengenai pelaksanaan jaminan kesehatan daerah dalam Sistem Jaminan Kesehatan Nasional.

“Full kami bayar dengan prioritas peserta sesuai Perbup 10.1 Tahun 2020,” katanya.

Melalui langkah reaktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan tersebut, Pemkab Sleman berupaya memastikan masyarakat tetap memperoleh perlindungan jaminan kesehatan meskipun terjadi perubahan data kepesertaan, sekaligus menjaga keberlanjutan layanan kesehatan bagi kelompok rentan yang membutuhkan dukungan pembiayaan dari pemerintah daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Pagar Rumah Jusuf Kalla Ditabrak Mobil, Diduga Pengemudi Mabuk

Pagar Rumah Jusuf Kalla Ditabrak Mobil, Diduga Pengemudi Mabuk

News
| Rabu, 18 Februari 2026, 17:27 WIB

Advertisement

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wisata
| Senin, 16 Februari 2026, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement