Advertisement

1.650 Jemaah Haji Sleman Mulai Masuk Embarkasi YIA pada April 2026

Andreas Yuda Pramono
Jum'at, 20 Februari 2026 - 20:07 WIB
Abdul Hamied Razak
1.650 Jemaah Haji Sleman Mulai Masuk Embarkasi YIA pada April 2026 Ilustrasi Ibadah Haji / StockCake

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman memastikan proses keberangkatan ribuan calon jemaah haji asal Bumi Sembada menuju Yogyakarta International Airport akan dimulai pada April 2026. Total 1.650 jemaah tercatat siap diberangkatkan menuju Mekkah.

Kepala Seksi Pelayanan dan Fasilitasi Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kankemenag Sleman, Minanur Rahman, menjelaskan jumlah tersebut terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter). Empat kloter di antaranya diisi penuh oleh jemaah asal Sleman, sedangkan satu kloter lainnya merupakan kloter gabungan dari kabupaten/kota lain di DIY dan Jawa Tengah.

Advertisement

“Jemaah Sleman dijadwalkan mulai masuk Embarkasi YIA pada 22 April 2026. Mereka akan transit semalam di hotel sekitar bandara sebelum diberangkatkan keesokan harinya,” ujar Rahman saat dihubungi, Jumat (20/2/2026).

Tak Semua Jemaah Otomatis Berangkat

Meski jadwal keberangkatan telah ditetapkan, Rahman menegaskan tidak seluruh calon jemaah bisa langsung diberangkatkan. Hasil pemeriksaan kesehatan atau istitha’ah masih menjadi penentu utama.

Menurut dia, sejumlah calon jemaah dinyatakan belum memenuhi syarat kesehatan, khususnya yang menderita penyakit kronis seperti diabetes akut atau pasien hemodialisa dengan jadwal cuci darah intensif. Kondisi tersebut membuat keberangkatan harus ditunda demi keselamatan jemaah.

“Selain faktor kesehatan, ada juga jemaah yang menunda secara mandiri. Biasanya karena ingin berangkat bersama pasangan, tetapi salah satunya belum memenuhi syarat,” jelasnya.

Pembekalan dan Pesan Bupati

Untuk memastikan kesiapan jemaah, Kankemenag Sleman telah menggelar rangkaian pembekalan sejak awal. Salah satunya melalui kegiatan ta’aruf di Masjid Agung dr. Wahidin Sudirohusodo pada akhir Januari lalu sebagai sarana pengenalan dan penguatan koordinasi antarjemaah.

Pada kesempatan itu, Harda Kiswaya berpesan agar seluruh calon jemaah menjaga kondisi fisik dan mental hingga hari keberangkatan. Ia menekankan ibadah haji menuntut kesiapan fisik yang prima.

“Ibadah haji bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga fisik. Karena itu, jemaah harus disiplin mengikuti arahan pembimbing dan menjaga kesehatan sejak sekarang,” pesannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Menteri HAM: Menolak Program MBG Bertentangan dengan HAM

Menteri HAM: Menolak Program MBG Bertentangan dengan HAM

News
| Jum'at, 20 Februari 2026, 21:47 WIB

Advertisement

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wisata
| Senin, 16 Februari 2026, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement