Advertisement

Pria di Sedayu Bantul Tewas Diserang Orang Bertopeng Saat Tidur

Kiki Luqman
Rabu, 25 Februari 2026 - 14:17 WIB
Maya Herawati
Pria di Sedayu Bantul Tewas Diserang Orang Bertopeng Saat Tidur Polisi saat mendatangi TKP pembunuhan di wilayah Sedayu. Menurut keterangan polisi, korban dibacok menggunakan senjata tajam saat sedang tidur di ruang tengah rumahnya. Dok Polres

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Kasus pembunuhan Bantul menewaskan seorang pria berinisial TYR, 36, warga Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, seusai dibacok saat tidur di rumahnya pada Rabu pagi (25/2/2026). Polisi masih memburu pelaku yang diduga lebih dari satu orang.

Peristiwa pembunuhan Bantul tersebut terjadi di rumah korban di kawasan Dusun Kaliurang RT 01 sekitar pukul 05.30 WIB. Korban diserang menggunakan senjata tajam saat berada di ruang tengah rumah bersama istri dan anaknya.

Advertisement

Kasi Humas Polres Bantul, Rita Hidayanto, menjelaskan kejadian pertama kali diketahui oleh istri korban, Ria Pradita Sari, yang terbangun ketika pelaku masuk ke dalam rumah. Berdasarkan keterangan awal, pelaku mengenakan penutup wajah dan masuk melalui pintu belakang yang tidak terkunci.

“Korban sedang tidur di ruang tengah bersama istri dan anaknya. Saat pelaku menyerang, Istri korban terbangun dan sempat menangkis serangan pelaku, hingga tangannya terkena sabetan dan mengalami luka cukup serius,” kata Rita, Rabu (25/2/2026).

"Meski sempat dilawan, serangan pelaku tetap mengenai korban di bagian wajah, perut, dan tangan. Sedangkan anak korban yang berada tidak mengalami luka sama sekali," tambahnya.

Seusai melakukan penyerangan, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Polisi menduga pelaku berjumlah dua orang dengan peran berbeda saat menjalankan aksinya.

“Satu orang masuk ke dalam rumah melakukan penyerangan, sementara satu pelaku lainnya menunggu di atas sepeda motor di dekat lokasi, tepatnya di sisi barat rumah korban,” ujarnya.

Istri korban kemudian meminta pertolongan tetangga setelah kejadian tersebut. Ia selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis akibat luka yang dialaminya, sedangkan jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Dokter dari Puskesmas Sedayu 1, Fitri, yang melakukan pemeriksaan awal menyampaikan korban mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh akibat sabetan senjata tajam.

Fitri menjelaskan terdapat luka sayatan di wajah sepanjang sekitar 10 sentimeter.

“Korban mengalami luka di bagian perut hingga paha sepanjang sekitar 20 sentimeter dengan kedalaman mencapai 10 sentimeter. Korban juga mengalami luka pada ibu jari tangan kanan sepanjang kurang lebih 4 sentimeter,” ujar Fitri.

Berdasarkan pemeriksaan medis awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua jam sebelum dilakukan pemeriksaan. Luka parah pada bagian perut yang menyebabkan pendarahan hebat menjadi penyebab utama kematian.

Saat ini kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku serta motif di balik kasus pembunuhan Bantul tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti di lokasi kejadian guna mempercepat proses pengungkapan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Mudik Gratis 2026 Dibuka 1 Maret, Kuota 15.834 Penumpang Bus

Mudik Gratis 2026 Dibuka 1 Maret, Kuota 15.834 Penumpang Bus

News
| Rabu, 25 Februari 2026, 15:37 WIB

Advertisement

Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah

Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah

Wisata
| Selasa, 24 Februari 2026, 13:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement