PSIM vs Madura United Malam Ini, 302 Personel Disiagakan di SSA Bantul
302 personel gabungan amankan laga PSIM vs Madura United di Bantul. Polisi siapkan pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas.
Kepala Dukcapil Bantul, Kwintarto Heru Prabowo/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Bantul memastikan layanan administrasi kependudukan tetap berjalan normal di tengah kebijakan penyesuaian pola kerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bantul.
Kepala Dukcapil Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, menegaskan pihaknya tetap menerapkan work from office (WFO) secara penuh demi menjaga kualitas pelayanan publik.
“Di tengah kebijakan ini, Dukcapil Bantul tetap WFO atau tetap kerja di kantor. Jadi jangan khawatir, pelayanan untuk warga Bantul tidak terganggu sama sekali,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).
Layanan Adminduk Tetap Optimal
Kwintarto memastikan seluruh layanan administrasi kependudukan tetap berjalan optimal, mulai dari pembuatan akta kelahiran, kartu keluarga (KK), kartu tanda penduduk (KTP), kartu identitas anak (KIA), hingga identitas kependudukan digital (IKD).
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen menjaga kualitas layanan di tengah penyesuaian sistem kerja ASN.
Penyesuaian Pola Kerja ASN
Kebijakan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Bupati Bantul terkait transformasi budaya kerja ASN dan aparatur kalurahan. Dalam aturan itu, sebagian ASN diperbolehkan menjalankan work from home (WFH), khususnya setiap hari Jumat.
Meski demikian, Dukcapil memilih tetap menerapkan WFO penuh untuk memastikan pelayanan publik tidak terganggu.
Selain layanan tatap muka, masyarakat juga dapat mengakses layanan administrasi kependudukan secara daring melalui platform Dukcapil Smart Web.
“Layanan online bisa diakses kapan saja. Untuk pengurusan KTP, KK, pindah datang, dan lainnya, masyarakat kami dorong menggunakan layanan daring agar lebih praktis,” kata Kwintarto.
Dukcapil Bantul mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan digital guna menghemat waktu dan mengurangi antrean di kantor pelayanan.
Dengan kombinasi layanan langsung dan daring, diharapkan kebutuhan administrasi kependudukan warga tetap terpenuhi secara cepat dan efisien.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
302 personel gabungan amankan laga PSIM vs Madura United di Bantul. Polisi siapkan pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas.
Kelurahan Giwangan melatih warga mengolah sampah organik dengan biopori jumbo untuk mendukung program Mas Jos Kota Jogja.
Seskab Teddy Indra Wijaya membeli 35 sapi jumbo dari peternak Boyolali untuk kebutuhan kurban Iduladha 1447 Hijriah.
TPS Surabaya menangani ekspor tiga unit locomotive platform PT INKA ke Australia, melengkapi total pengiriman 16 unit.
Dosen UMY mengingatkan mahasiswa soal bahaya paylater yang memicu perilaku konsumtif, utang, hingga stres finansial menurut Islam.
Jonatan Christie langsung fokus ke Indonesia Open 2026 usai tersingkir pada babak pertama Singapore Open dari Prannoy H.S.