3 SMP Negeri di Bantul Kekurangan Siswa

Ilustrasi PPDB. - JIBI
09 Juli 2018 19:10 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :
Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia

Harianjogja.com, BANTUL--Tiga sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Bantul kekurangan siswa dalam pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini. Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul menyatakan tidak ada perpanjangan waktu pendaftaran meski ketiga sekolah itu belum memenuhi kuota.

"Sesuai petunjuk teknis tidak ada perpanjangan waktu pendaftaran," kata Kepala Sub Bagian Program, Disdikpora Bantul, Siti Zamzanah, di kantor Disdikpora Bantul, Senin (9/7/2018).

Ketiga SMP negeri yang kekurangan siswa, yakni SMP Negeri 1 Bambanglipuro, SMP Negeri 2 Pundong, dan SMP Negeri 2 Sanden.
SMP Negeri 1 Bambanglipuro dalam PPDB 2018 ini hanya terisi 141 siswa dari total kuota sebanyak 206 siswa. Kuota tersebut terdiri dari jalur prestasi, jalur khusus, dan jalur zonasi.

Sementara SMP Negeri 2 Sanden baru terpenuhi 146 siswa dari total 194 siswa. Kuota SMP Negeri 2 Pundong hanya terpenuhi 123 siswa dari total kuota 206 siswa. Kekurangan siswa yang cukup banyak ini dipastikan harus mengurangi beberapa rombongan belajar (rombel).

Zamzanah mengatakan data sementara yang masuk dan diterima dalam PPDB kali ini sebanyak 9.321 orang, yang terdiri dari jalur zonasi sebanyak 7.873 orang, jalur lingkungan sekolah atau jarak 500 meter dari tempat tinggal ke sekolah sebanyak 1.094, dan jalur prestasi sebanyak 354 orang.
 
Ia mengklaim proses PPDB yang dibuka sejak 26 Juni dan masa verifikasi pada 4-6 Juli itu berjalan lancar. Hanya ada beberapa pengaduan dari orang tua. "Tapi secara umum PPDB tahun ini sudah lebih baik dari tahun lalu," kata Zamzanah.
 
PPDB tahun lalu zonasi yang menentukan adalah masing-masing pemerintah desa dan banyak dikeluhkan karena dinilai kurang akurat. Berbeda dengan tahun ini, zonasi ditentukan dari jarak udara dan dapat diketahui melalui aplikasi google map.

Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia