Orang Tua Pemohon SKTM Perlu Tanda Tangan Surat Pernyataan Siap Diverifikasi

Petugas Balai Dikmen Kota Jogja (kanan) memverifikasi data pemohon SKTM, Senin (25/6/2018). - Harian Jogja/Sunartono
12 Juli 2018 11:17 WIB I Ketut Sawitra Mustika Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Sekretariat Bersama (Setber) Pos Pengaduan PPDB DIY 2018 menyarankan penyelenggara PPDB agar meminta seluruh orang tua yang anaknya diterima melalui jalur surat keterangan tidak mampu (SKTM) untuk menandatangi surat pernyataan tanggung jawab mutlak. Penyelenggara juga diminta melakukan verifikasi faktual ke rumah yang bersangkutan.

Surat pernyataan tanggung jawab mutlak itu mencakup semua informasi, data dan keterangan yang disampaikan untuk mengurus SKTM adalah benar sesuai fakta di lapangan. Dengan surat pernyataan ini, orang tua siswa yang diterima melalui jalur SKTM juga harus bersedia diverifikasi ulang dan menanggung konsekuensi hukum maupun calon siswa dianulir apabila terdapat perbedaan atau ketidaksesuaian.

"Kalau ditemukan orang tuanya kaya tapi masuk lewat jalur SKTM dan harus dianulir, tempat kosongnya harus diisi yang berhak. Dan itu dimungkinkan. Karena sehari sebelum proses belajar mengajar masih boleh menerima [siswa baru]. Yang dianulir juga harus difasilitasi untuk mendapatkan sekolah baru," kata Kepala Ombudsman RI (ORI) Perwakilan DIY Budhi Masthuri saat menyampaikan hasil temuan Setber, Rabu (11/7/2018).

Setber Pos Pengaduan PPDB DIY 2018 dibentuk oleh ORI Perwakilan DIY, Lembaga Ombudsman (LO) DIY dan Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Jogja, Bantul dan Sleman. Masing-masing lembaga membuka pos pengaduan dan menangani sesuai dengan ketugasan dan independensinya.