Ubur-Ubur Menghilang dari Pantai Gunungkidul, Wisatawan Tetap Waspada
Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 Pantai Baron memastikan ancaman ubur-ubur menghilang di kawasan pantai, tapi pengunjung diminta waspada potensi laka laut.
Koordinator Kopertis Wilayah V DIY Bambang Supriyadi saat menyerahkan santunan bagi taruna taruni STTKD yang menjadi korban gempa Lombok, Rabu (12/9/2018)./Ist-STTKD Yogyakarta
Harianjogja.com, BANTUL-Sedikitnya 1.301 mahasiswa baru Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta mengkuti kuliah umum untuk mengenalkan lingkungan tempat belajar. Pengenalan ini juga sebagai bagian dari Pekan Disiplin dan Kepemimpinan (PDK) yang terselenggara sejak 3 September lalu.
Wakil Ketua Bidang Ketarunaan, STTKD Yogyakarta Sudirman Hi Umar mengatakan, pengenalan lingkungan di STTKD tidak hanya dengan menggelar kuliah umum bagi mahasiswa baru. Namun, juga dilakukan dengan menggelar PDK selama sepuluh hari. “Kuliah umum merupakan bagian dari PDK. Diharapkan dengan pelatihan ini dapat membentuk karakter dan kedisiplinan para mahasiswa,” kata Sudirman saat ditemui di kantor STTKD, Jalan Parangtritis, Sewon, Kamis (13/9/2018).
Dia menjelaskan, pelatihan PDK sangat penting karena sebagai bentuk komitmen STTKD untuk membentuk karakter disiplin mahasiswa sejak memasuki bangku kampus. Diharapakan mental disiplin ini dapat mendarah daging kepada para alumni dalam memasuki dunia kerja.
“Dunia penerbangan berurusan dengan nyawa manusia sehingga keselamatan merupakan hal yang utama. Jadi dengan mental disiplin sebagai upaya untuk mewujudkan keselamatan tersebut,” tuturnya.
Sementara itu, untuk kuliah umum, Sudirman menilai sebagai upaya gambaran bagi para mahasiswa terkait dengan pemahaman dan pengetahuan tentang proses di jurusan masing-masing. Oleh karenanya, di dalam materi kuliah banyak disampaian berkaitan dengan keilmuan sesuai dengan jurusan masing-masing.
“Selama dua hari, kami berikan pengetahuan mulai dari masalah kerdigantaraan, aeronautika hingga upaya membangun impian setelah lulus dari kuliah,” katanya.
Di dalam kuliah umum, selain menghadirkan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang kedirgantaraan, juga menghadirkan narasumber dari Polda DIY, Gubernur Angkatan Udara hingga Badan Nasional Narkotika Provinsi DIY.
“Mereka dihadirkan untuk memberikan kuliah umum tentang pentingnya wawasan kebangsaan, penangkalan paham radikalisme hingga bahaya narkoba,” imbuhnya.
Koordinator Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah V DIY, Bambang Supriyadi di sela-sela memberikan kuliah umum juga didaulat untuk memberikan santunan kepada mahasiswa yang terkena dampak dari korban gempa Lombok beberapa waktu lalu. Diharapakan bantuan dapat meringankan para mahasiswa dalam upaya melanjutkan studi.
“Mudah-mudahan memberikan manfaat dan mahasiswa dapat bersemangat menyelesaikan kuliah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 Pantai Baron memastikan ancaman ubur-ubur menghilang di kawasan pantai, tapi pengunjung diminta waspada potensi laka laut.
Jepang mencatat rekor baru dengan 107.677 warga berusia 100 tahun atau lebih per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya perempuan.
Joan Laporta ingin Camp Nou menjadi lokasi final Piala Dunia 2030 setelah UEFA menetapkan stadion Barcelona itu sebagai venue final Liga Champions 2029.
Geely Galaxy Zhanjian 700 mencatat 43.900 refundable pre-order dalam satu jam. SUV hybrid ini punya tenaga 1.113 HP dan kemampuan off-road.
Marc Marquez memimpin klasemen MotoGP 2026 dengan 274 poin jelang GP Austria. Di sisi lain, Francesco Bagnaia turun ke posisi kesembilan.
Range Rover 2017 milik keluarga di Georgia terbakar saat terparkir dan api menjalar ke rumah. Land Rover digugat dengan klaim kerugian lebih dari Rp112 miliar.