Harga Beberapa Komoditas di Gunungkidul Sempat Naik, Pembeli dan Pedagang Tetap Tenang

Sejumlah pengunjung memadati Pasar Argosari, Wonosari, Gunungkidul, Senin (24/9/2018) - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara)
24 September 2018 16:20 WIB Jalu Rahman Dewantara Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Harga kebutuhan pokok di Gunungkidul hingga Senin (24/9) siang, terpantau stabil. Naik turunnya harga dinilai tidak begitu signifikan.

Dari hasil pantauan Harianjogja.com di Pasar Argosari, Wonosari, Senin, harga beberapa komoditas memang mengalami kenaikan. Di antaranya adalah daging sapi murni yang harganya kini mencapai Rp118.000 per kilogram, naik sekitar Rp3.000 dari pekan lalu. Sementara daging ayam kampung yang sebelumnya dihargai Rp69.000 per kilogram naik menjadi Rp70.000 per kilogram.

Untuk komoditas rempah dan sayur mayur, kenaikan harga dialami komoditas bawang merah dari Rp13.000 per kilogram yang naik jadi Rp14.000 per kilogram. Begitu pula dengan bawang putih yang naik Rp1.000 per kilogram dari Rp24.000 per kilogram jadi Rp25.000 per kilogram. "Kalau tomat hijau sekarang Rp5.800, naik Rp200. Lalu yang [tomat] merah dari Rp6.300 jadi Rp6.500. Sayur kol kini harganya juga mencapai Rp7.200 per kilogram, naik Rp200 dibanding minggu lalu," kata salah satu penjual sayur di Pasar Argosari, Sriyati, Senin.

Sebaliknya, harga komoditas bahan pangan justru turun. Di antaranya adalah cabai rawit merah dari Rp19.000/kg menjadi Rp18.000/kg. "Selebihnya stabil," kata Sriyati. Sementara itu untuk harga kacang kedelai masih berada di kisaran Rp8.500 kelas impor dan Rp11.000 kelas lokal.

Dikatakan Sriyati stabilnya harga ini lantaran stok dari penyedia masih mencukupi. Selain itu permintaan terhadap bahan pokok juga tergolong tidak terlalu tinggi maupun rendah dengan kata lain normal. "Beda kalau pas bulan-bulan khusus seperti saat bulan puasa atau waktu Rasulan. Permintaannya bisa lebih tinggi jadinya harga [kebutuhan pokok] naik semua," ujar dia.

Hal senada diungkapkan Tugiyati, salah satu penjual ayam potong di Pasar Argosari. Diakuinya pada bulan lalu saat tradisi Rasulan, harga daging ayam bisa mencapai Rp40.000 per kilogram, lebih tinggi ketimbang sebelumnya yang hanya berkisar Rp32.000 per kilogram. "Memang beda [harganya] dibanding beberapa minggu lalu saat rasulan masih dilaksanakan. Sekarang kan sudah mulai berakhir, jadinya permintaan [kebutuhan] pokok turun," ucapnya.