Tak Ada Perhatian Pemerintah, Warga Bangun Jembatan Secara Swadaya

Sejumlah warga tengah membangun jembatan penghubung antar desa di Dusun Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar, Sabtu (6/10/2018). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
08 Oktober 2018 16:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Belum adanya perhatian dari pemerintah membuat masyarakat di Dusun Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar, membangun jembatan secara swadaya.

Salah seorang warga Dusun Pengkol, Sumanto, 47, mengatakan pembangunan jembatan ini dirasa warga penting, karena sebagai penghubung antar desa. Selain itu juga digunakan untuk memudahkan akses menuju ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berlokasi di desa lain.

"Kalau terjadi banjir, misal ada warga yang meninggal dunia tidak bisa melewati jalan ini [karena tidak ada jembatan], hanya kalau saat kering saja bisa dilewati," ucap Sumanto, Minggu (7/10/2018) kemarin.

Sumanto menjelaskan pembangunan jembatan secara swadaya ini telah dilangsungkan sejak dua minggu terakhir. Seluruh pekerja diambil dari para warga dengan cara gotong royong. Adapun dana untuk pembangunan ini murni dari donatur, yang berasal dari para warga maupun perantau. Saat ini dana terkumpul sekitar Rp20 juta.

Diakuinya dana tersebut masih jauh dari cukup. Pasalnya selain jembatan, dana yang digunakan juga untuk biaya pembebasan lahan guna akses jalan di seberang jembatan. Pembebasan jalan ini juga diperlukan lantaran warga merasa jalan yang ada terlalu sempit dan perlu adanya pelebaran.

"Jalan tembus di seberang kali kurang lebar dan perlu adanya pelebaran jalan, tentunya hal itu juga membutuhkan biaya , yang pasti tidak sedikit," bebernya.

Para warga lanjut Sumanto sebelumnya telah mengusulkan pembangunan jembatan ini kepada pemerintah desa dan daerah. Peninjauan oleh pemangku kebijakan juga sebenanrnya sudah dilakukan. Namun sampai hari ini belum ada realisasi pembangunan, sehingga masyarakat berinisiatif membangun secara swadaya meski terbatas dana.

Atas hal itu masyarakat berharap agar Pemerintah Desa dan Pemkab Gunungkidul bisa memberikan perhatian untuk kelanjutan pembangunan jembatan ini. “Kali ini kami sangat berharap perhatian pemerintah agar pembangunan jembatan dan jalan bisa dilanjutkan," ucap Sumanto.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Gunungkidul, Edy Partono mengatakan merujuk pada lokasi pembangunan jembatan, maka pihak yang berwenang adalah pemerintah desa.

"Kita lihat dulu di mana letak bangunannya kalau itu jembatan desa atau dusun kewenangannya ada pada desa yang bersangkutan," ucap Edy.

Sementara itu hingga berita ini ditulis, pihak Pemerintah Desa Pengkol belum bisa dikonfirmasi.