TNI AL Gelar Lomba Dayung di Waduk Sermo

Sejumlah peserta mengikuti Lomba Dayung Danlanal Yogyakarta Cup 2018 di Waduk Sermo, Desa Hargotirto, Kecamatan Kokap, Minggu (16/12/2018) - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
16 Desember 2018 17:15 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Ratusan orang dari berbagai latar belakang mengikuti Lomba Dayung Danlanal Yogyakarta Cup 2018 di Waduk Sermo, Desa Hargotirto, Kecamatan Kokap, Minggu (16/12/2018).

Perlombaan yang diadakan Pangkalan TNI AL Yogyakarta bersama KONI dan PODSI DIY dalam rangka memperingati Hari Armada ke-73 ini bertujuan untuk memopulerkan olahraga air kepada masyarakat.

"Harapan kami dayung bisa diminati seluruh lapisan masyarakat. Pelaksanaan lomba ini juga bertujuan untuk menjaring bibit-bibit muda berbakat pendayung DIY dan menunjang prestasi olahraga ini," kata Komandan Lanal Yogyakarta, Kolonel Laut (P) Arya Delano di sela-sela perlombaan, Minggu.

Perlombaan diikuti 318 peserta mulai dari atlet profesional, pelajar, Pramuka Saka Bahari, satuan TNI/Polri, Basarnas dan instansi terkait. Adapun kategori perlombaan meliputi dragon boat, kayak putra-putri dan perahu karet. "Untuk dragon boat dan kayak jarak tempuhnya 500 meter, sementara yang perahu karet 250 meter," ujar Arya.

Terkait dengan pemilihan lokasi di Waduk Sermo, menurut Arya karena kondisi air yang tenang sehingga cocok untuk lomba. Selain itu lomba juga diharapkan mampu menunjang popularitas objek wisata tersebut.

Manajer tim dari PODSI Kota Jogja, Anang Gunawan, mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya lomba dayung di Waduk Sermo bisa mengunggah masyarakat untuk menonton sehingga olahraga ini bisa lebih dikenal. "Selain itu Waduk Sermo juga memang tepat untuk jadi arena lomba karena airnya lebih tenang, sempat hujan jadi lumayan menguras tenaga," ucapnya.

Disinggung target prestasi dalam perlombaan ini, Anang mengatakan PODSI Kota Jogja tidak muluk-muluk dengan menargetkan bisa masuk tiga besar. Hal ini lantaran persiapan yang mepet sehingga target tersebut cukup realistis.