Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi pembacokan./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA- Dunia pendidikan Kota Jogja kembali berduka. Seorang siswa SMK Muhammadiah Kota Jogja harus meregang nyawanya setelah dibacok oleh sekelompok pelajar dari sekolah lain di depan Superindo Brontokusuman, Kecamatan Mergangsan, Minggu (22/9/2019) sekitar pukul 16.30 WIB.
KaPolresta Jogja, Kombespol Armaini, menjelaskan, Senin (23/9/2019), korban bernama Egy Hermawan, pelajar 17 tahun beralamat di Jalan Mayjend Sutoyo, Mantrijeron. Kejadian bermula ketika korban bersama tiga temannya mengendarai motor usai menonton pertandingan futsal dalam Turnamen Pocari Sweat Futsal Competition 2019, di lapangan 4R, jalan Parangtritis.
Turnamen tersebut diikuti oleh 24 tim dari SMA, SMK dan MA se-DIY. Saat meninggalkan lapangan dan memacu motornya kea rah utara, tiba-tiba korban diikuti oleh sekelompok orang. sampai di barat Superindo Brontokusuman, sekelopok orang ini menghentikan motor korban.
Saat itu korban berboncengan dengan temannya bernama Irwan Mahardika. Sementara dua temannya yang lain juga berboncengan. Sekelompok orang yang mengikuti korban terdiri dari 10 orang yang berboncengan dalam lima motor.
Saat dihentikan di barat Superindo, sekelompok orang ini mengambil kunci motor korban, sedangkan dua teman korban yang berboncengan di motor yang lain berhasil kabur. Korban bersama Irwan pun lari ke arah timur.
Salah seorang saksi, penjaga warung bakso di seberang parkiran Superindo, Edi Hartanto, mengatakan sampai di depan Superindo, pelaku langsung membacok badan korban di bagian antara dada dan perut. Teman korban, Irwan berhasil lari masuk ke warung bakso Edi.
Ia mengatakan sekitar enam orang memukuli korban selama sekitar lima menit. Tiga diantaranya memakai senjata berupa celurit dan gear yang diikat dengan tali. "Saya mau nolongin korban tapi melihat pelaku pakai senjata saya tidak berani," ungkapnya.
Setelag Irwan lari masuk ke warungnya, beberapa pengeroyok mengejarnya dan hendak masuk ke dalam juga. Tapi Edi tidak diam melihat pengejaran itu, ia pun menghalangi para pelaku masuk ke warungnya. Mereka pun kembali ke depan parkiran dan kabur meninggalkan korban dalam kondisi bersimbah darah.
Beberapa pembeli bakso di warung Edi oun langsung mendatangi dan menolong korban. Ia dipindahkan ke depan warungnya sembari menunggu polisi datang. Sekitar 10 menit kemudian polisi datang dan membawa korban bersama Irwan untuk dimintai keterangan.
Sayangnya saat dibawa polisi nyawa Irwan sudah tak terselamatkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026 tak lagi sekadar menjadi acara puncak HUT Kota Jogja. Perayaan yang memasuki tahun ke-10 itu dikemas menjadi WJNC Festiv
PSEL Piyungan diproyeksikan mengolah 1.000 ton sampah per hari. DIY menyiapkan pasokan dari Gunungkidul, Kulonprogo hingga Jateng.
Taman Budaya Yogyakarta (TBY) akan menggelar Lomba dan Pameran Fotografi Rana Budaya #4 dengan tajuk FYP (For Your People), sekaligus pameran arsip
DPRD Sleman mendorong penguatan peran masyarakat dalam pelestarian dan pengembangan cagar budaya melalui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)
Prabowo menyebut ekosistem mobil listrik Indonesia di Purwakarta-Subang ditargetkan mulai produksi besar-besaran paling lambat 2028.