Modus Tukar Uang, 2 WNA Gasak Rp4,2 Juta di Gunungkidul
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Ilustrasi kemiskinan./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Angka kemiskinan di Kabupaten Gunungkidul di 2019 turun 0,51%. Pemkab pun harus bekerja keras karena Pemda DIY telah mencanangkan angka kemiskinan di bawah 10%.
Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, mengatakan jajarannya tetap bersyukur karena tingkat kemiskinan di Bumi Handayani terus berkurang. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan mencapai 16,61%. Jumlah ini lebih kecil dibandingkan dengan kajian yang dilakukan di 2018 yang angkanya di kisaran 17,12%. “Angka kemiskinan di Gunungkidul turun 0,51 persen. Meski masih di bawah satu persen, hasil itu tetap kami syukuri,” kata Immawan, Minggu (5/1/2019).
Dia menjelaskan angka kemiskinan di Gunungkidul terus menunjukkan tren penurunan. Hal ini terlihat dari data sejak 2015. Pada saat itu, tingkat kemiskinan mencapai 21,73%, namun setiap tahunnya terus turun dan sekarang berada di kisaran 16,61%. “Ada banyak faktor yang memengaruhi mulai dari pariwisata, pertanian hingga adanya sentuhan program dari pemerintah,” kata Immawan.
Meski turun, Pemkab Gunungkidul masih memiliki tugas berat. Pasalnya, Pemda DIY mencanangkan agar angka kemiskinan satu digit angka alias dibawah 10%. “Kami terus berusaha agar kemiskinan Gunungkidul bisa turun,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.
Bank Kulonprogo meraih TOP Golden Trophy 2026 lewat program kredit UMKM dan pembiayaan bagi PPPK Paruh Waktu.
Polsek Pundong mengungkap kasus pengeroyokan di Jalan Parangtritis Bantul. Lima pelaku diamankan usai aniaya pemuda.
Kemlu RI memastikan seluruh 39 WNI korban kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Malaysia, telah ditemukan.
Presiden Prabowo menegaskan penambahan alutsista TNI AU seperti Rafale untuk memperkuat pertahanan Indonesia di tengah geopolitik global.