Tawon Jadi Fauna Khas Gunungkidul, Bukan Belalang Goreng
Tawon resmi menjadi fauna khas Gunungkidul menggantikan anggapan belalang sebagai ikon daerah, sesuai Perda Nomor 3 Tahun 1999.
Ilustrasi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul mulai mempersiapkan proses pembangunan dan perbaikan jalan. Khusus tahun ini seluruh program hanya untuk membangun jalan menuju jalur wisata.
Kasi Pemeliharaan Bidang Bina Marga DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana, mengatakan tahun ini pembangunan atau perbaikan difokuskan untuk akses menuju destinasi wisata. Hal ini berbeda dengan program di tahun sebelumnya yang menyisihkan program untuk pembangunan jalan umum.
Sebagai gambaran, kata Wadiyana, di 2019 ada perbaikan jalan yang bukan akses ke destinasi wisata seperti jalur alternatif penghubung Semin-Ponjong atau Nglipar-Wotgaleh. Menurut dia, kondisi ini terjadi karena kemampuan anggaran yang masih sangat terbatas dan di saat bersamaan akan digelar pilkada yang membutuhkan biaya besar. “Tahun ini semua proyek fokus di jalur wisata,” kata Wadiyana, Kamis (12/3/2020).
Rencana perbaikan jalan di tahun ini meliputi penyelesaian jalur Kepek-Ngrenehan, di Kecamatan Saptosari; peningkatan jalan menuju Gua Cermai di Kecamatan Purwosari; perbaikan jalan menuju Gua Pindul, serta akses menuju Pantai Ngeden.
Total untuk pembangunan jalur ini membutuhkan anggaran Rp47,5 miliar. Adapun sumber pembiayaan ada yang berasal dari APBD 2020 hingga bantuan Pemerintah Pusat melalui dana alokasi khusus (DAK). Wadiyana menjelaskan saat ini sekarang program masih dalam tahap persiapan lelang guna mencari rekanan yang mengerjakan proyek. “Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan pembangunan bisa segera direalisasikan,” katanya.
Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Eddy Praptono, menyatakan pembangunan akses menuju jalur wisata sesuai dengan visi misi Bupati, yakni memberikan kemudahan akses bagi pengujung sehingga perkembangan sektor pariwisata tumbuh dengan pesat. “Masih ada jalur menuju objek wisata yang belum memadai, tapi upaya perbaikan terus dilakukan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tawon resmi menjadi fauna khas Gunungkidul menggantikan anggapan belalang sebagai ikon daerah, sesuai Perda Nomor 3 Tahun 1999.
Dinkes Sleman perketat pemisahan jeroan kurban untuk cegah kontaminasi dan risiko penyakit saat Iduladha 2026.
Disdukcapil Bantul mencatat 985.142 penduduk pada 2025. Banguntapan menjadi wilayah terpadat dengan 118.712 jiwa.
Polda Metro Jaya menangkap 173 tersangka dari 127 kasus kejahatan jalanan di Jakarta selama 1–22 Mei 2026 melalui operasi terpadu.
UPNV Jogja menonaktifkan lima dosen terkait dugaan kekerasan seksual. Seluruh aktivitas Tridharma dihentikan selama proses investigasi.
BP BUMN dan Kemnaker memperkuat sinergi transformasi BUMN dengan memastikan perlindungan pegawai dan hubungan industrial tetap sehat.