63 Ribu Anak Gunungkidul Berpeluang Masuk Sekolah Rakyat
Sebanyak 63 ribu anak di Gunungkidul masuk kriteria calon siswa Sekolah Rakyat 2026 untuk keluarga miskin dan anak putus sekolah.
Ilustrasi CPNS. /Antara Foto-Adwit B Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pemkab Gunungkidul telah mengajukan tambahan pegawai baru sebanyak 600 formasi. Meski demikian, untuk kepastian rekrutmen masih menunggu instruksi Pemerintah Pusat.
Pelaksana Tugas Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Gunungkidul, Sigit Purwanto mengatakan, pihaknya masih menunggu berkaitan dengan rektrutmen CPNS. Pasalnya, hingga saat ini belum ada informasi resmi berkaitan dengan kebijakan tersebut.
“Memang ada kabar rekrutmen dilaksanakan Mei, Juni atau Juli. Tapi itu tidak bisa jadi acuan karena pelaksanaan menunggu instruksi resmi dari Pusat dan hingga sekarang belum ada,” katanya, Minggu (21/3/2021).
Baca juga: Vaksinasi Lansia Kota Jogja Baru Tercapai 5,98 Persen dari Target
Untuk penambahan pegawai, pemkab sudah mengajukan sebanyak 600 formasi. Jumlah ini merupakan akumulasi penambahan selama dua tahun, yakni lowongan 2020-2021. “Kepastian dari formasi yang dibutuhkan juga masih menunggu apakah lowongan yang diajukan disetujui semua atau tidak. Semua tergantung kebijakan dari Pemeritnah Pusat,” ungkap Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat ini.
Sigit berjanji pada saat ada informasi yang berkaitan dengan formasi dan rekrutmen akan diinformasikan kepada masyarakat secara luas. “Sampai saat ini kami masih menunggu,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Bidang Pengembangan Formasi dan Data Pegawai, BKPP Gunungkidul, Reni Linawati. Menurut dia, rekrutmen CPNS terakhir dilaksanakan di 2019 lalu.
Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di DIY Tambah 95 Orang, Total Capai 31.452
Untuk penambahan pegawai baru, pihaknya masih menunggu instruksi terkait dengan penerimaan dari Pemerintah Pusat. “Formasi kebutuhan yang menentukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Jadi tunggu saja karena pengajuan sudah kami lakukan,” katanya.
Menurut dia, rekrutmen ditangani langsung oleh pusat sehingga pemkab hanya bisa menunggu. “Pasti akan kami umumkan pada saat ada rekrutmen CPNS,” ungkapnya.
Disinggung mengenai rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahap satu, Reni mengakui sudah tidak ada masalah karena pegawai yang diterima sudah mendapatkan Surat Keputusan pengangkatan. “Sudah tidak ada masalah dan saat ini kami masih menunggu rekrutmen P3K untuk periode berikutnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 ribu anak di Gunungkidul masuk kriteria calon siswa Sekolah Rakyat 2026 untuk keluarga miskin dan anak putus sekolah.
Kemendag minta UMKM laporkan pungli dan gangguan usaha. Pemerintah janji lindungi pelaku usaha kecil.
Manuel Neuer comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026. Ini daftar skuad lengkap pilihan Nagelsmann.
Polda Jateng bongkar koperasi ilegal BLN. Dana Rp4,6 triliun, 41 ribu korban, dua tersangka ditetapkan.
JFF 2026 hadir di Jogja, padukan edukasi finansial, konser musik, dan lari amal untuk generasi muda.
Kasus TBC di Kulonprogo meningkat. Dinkes dan PDPI gelar cek kesehatan gratis untuk deteksi dini.