Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Pemanfaatan Resi Gudang di Indonesia terus mengalami pertumbuhan. - Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, WONOSARI – Pemkab Gunungkidul membuat kebijakan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membeli beras petani. Langkah ini sebagai upaya membantu penyerapan hasil panen sehingga wacana menyejahterakan petani lokal bisa diwujudkan.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Adinoto mengatakan, Bupati Sunaryanta membuat inovasi dengan mewajibkan ASN membeli beras dari petani lokal di Bumi Handayani. Kebijakan ini sudah digulirkan sejak September 2021.
“Ada Surat Edaran Bupati sebagai payung hukum untuk pelaksanaannya,” kata Adinoto, Minggu (10/4/2022).
Dia menjelaskan, salah satu tujuan program ini digulirkan agar hasil panen petani bisa terserap lebih optimal. Harapannya dengan terserap lebih maksimal, maka upaya menyejahterakan petani lokal bisa diwujudkan. Adapun teknisnya, setiap pegawai diwajibkan membeli beras seberat lima kilogram per bulannya.
“Beras yang dijual kualitas premium dengan harga Rp11.000 per kilonya,” ungkapnya.
Hingga sekarang sudah ada tujuh gabungan kelompok tani yang menyuplai beras untuk ASN. Adinoto tidak menampik program ini masih butuh sosialisasi karena belum semua Organisasi Perangkat Daerah mengikuti. “Baru ada sebelas OPD yang ikut dengan jumlah 840 orang. Jadi, rata-rata per bulannya ada 4,2 ton beras petani yang sudah dibeli oleh ASN di lingkup pemkab,” katanya.
Dia menambahkan, peran dari dinas pertanian dan pangan untuk memastikan kualitas beras sesuai dengan standarisasi sehingga tidak ada keluhan dari para pegawai. “Kami sebatas membina petani agar standarisasi produksi bisa terpenuhi alias kualitasnya tetap terjaga. Berasnya pun langsung di antar ke pegawai dan teknis pembayaran diserahkan ke bendahara di masing-masing OPD,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu