Kuota Transmigrasi Belum Jelas, Gunungkidul Masih Menunggu Pusat
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Enam santri Pondok Pesantren di Sukoharjo, Jawa Tengah terseret ombak di Pantai Seruni, Tepus, Kapanewon Tepus, Gunungkidul, Kamis (17/11/2022) pagi. Hingga sekarang satu orang masih belum ditemukan.
Peristiwa kecelakaan laut yang melibatkan lima santri bermula dari kegiatan kemah yang dilakukan pondok. Total tidak kurang 100 santri yang ikut kegiatan yang dimulai pada Rabu (16/11/2022).
Pada Kamis pagi, korban bersama temannya bermain air di pantai. Diduga terlalu ke tengah dan tiba-tiba datang ombak besar. Nahasnya, korban Yusqy Fasinudin,18, asal Sidoarjo, Jawa Tengah terseret ke tengah. Sedangkan lima temanya berhasil menepi dan selamat.
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi 2 di Pantai Baron, Surisdiyanto mengatakan, sudah menerima laporan satu santri hilang terseret ombak di Pantai Seruni. Upaya pencarian langsung dilakukan dengan menyisir di lokasi kejadian.
Meski demikian, sambung dia, hingga Kamis siang keberadaan korban belum juga ditemukan. “Masih dalam upaya pencarian, tapi belum membuahkan hasil,” kata Suris kepada wartawan, Kamis siang.
Baca juga: Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Bagaimana Kondisi Kampus di Jogja?
Dia mengatakan, berdasarkan laporan saksi yang merupakan warga setempat, korban bersama lima temannya bermain air di pantai. Korban dan teman-temannya sudah berulang kali diingatkan agar tidak bermain air terlalu ke tengah, tetapi tak dihiraukan.
“Sudah coba diingatkan tapi tidak menghiraukannya hingga akhirnya ada yang terseret ke tengah dan tenggelam,” katanya.
Kapolsek Tepus, AKP Jarwanto menambahkan, upaya pencarian terus dilakukan dengan melibatkan tim gabungan. “Masih dicari,” katanya.
Dia berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bersama sehingga kejadian yang sama tidak terulang. Jarwanto meminta pada pengunjung untuk berhati-hati untuk keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
“Jangan bermain di area berbahaya karena bisa menjadi penyebab terjadinya laka laut,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Mesir lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Australia 4-2 lewat adu penalti berkat strategi analisis video kiper lawan.
Pengendara motor berusia 70 tahun meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan mobil di Jalan Jogja-Solo Km 10,5 wilayah Berbah, Sleman.
Argentina mengalahkan Cape Verde 3-2 lewat perpanjangan waktu dan lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026. Messi kembali mencetak gol ketujuhnya di turnamen.
Sering mengantuk saat bekerja? Ketahui penyebabnya dan 11 cara efektif mengusir kantuk agar tetap fokus, produktif, dan aman selama beraktivitas.
Swedia menjadi pemilik paspor terkuat dunia 2026 versi Global Passport Index. Indonesia berada di peringkat 119 dari 197 negara.