Kekeringan Meluas, BPBD Sleman Salurkan 198.000 Liter Air
BPBD Sleman menyalurkan 198.000 liter air bersih kepada 521 KK di empat kapanewon akibat penurunan debit sumber air.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang pria ditemukan meninggal dunia di depan Kapanewon Imogiri tepatnya di area Patung Kuda pada Rabu, (4/1/2023).
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana, mengatakan kejadian bermula ketika dua remaja asal Kalurahan Trimulyo melintas di jalan imogiri timur dari arah utara menuju selatan.
“Mereka hanya berkeliling saja, cara angin, dengan menggunakan motor. Ketika mereka sampai di lokasi, dua remaja itu melihat korban tergeletak dalam posisi tengkurap di trotoar,” kata Jeffry dihubungi pada Kamis, (5/1/2023).
BACA JUGA : Penemuan Mayat Pantai Ngrawe: Tersangka Berstatus
Kedua saksi kemudian berhenti dan mengamati korban. Mereka lalu memberitahukan kejadian tersebut kepada warga dan dilanjutkan ke Polsek Imogiri.
Puskesmas Imogiri I yang ikut dalam proses pemeriksaan mengatakan mereka tidak menemukan denyut nadi sama seperti jantung korban yang tidak berdenyut. Selain itu, saturasi oksigen juga tidak ditemukan.
Korban yang bernama Sarjiman, 70, warga Kalurahan Karangtalun, memiliki luka pada pelipis sebelah kiri yang kemungkinan muncul karena benturan. Bibir atas juga terluka dengan kemungkinan sebab yang sama. Sementara di bagian lubang hidung sebelah kiri keluar darah namun korban meninggal tersebut belum terdapat kaku mayat dan lebam.
BACA JUGA : Penemuan Mayat Pantai Ngrawe: Korban Tak Ingin
Tim inavis Polres Bantul juga menegaskan bahwa pihaknya tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan pada korban. Korban kemudian diserahkan kepada Dukuh Salaman untuk dilakukan pemulasaran jenazah.
Dukuh Salaman, Basuki, mengatakan korban hanya hidup sebatang kara dan tidak memiliki keluarga. Korban juga memiliki kebiasaan mondar-mandir dengan berjalan kaki di sekitaran Patung Kuda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Sleman menyalurkan 198.000 liter air bersih kepada 521 KK di empat kapanewon akibat penurunan debit sumber air.
BPS menjelaskan desil DTSEN sebagai posisi relatif kesejahteraan keluarga, bukan ukuran mutlak kemiskinan, pendapatan, atau kekayaan.
Taman Budaya Sleman telah PHO pada 20 Juli 2026. Pemkab Sleman mengusulkan Danais Rp18 miliar untuk pembangunan lanjutan 2027.
Kulonprogo membangun irigasi perpipaan gravitasi senilai Rp485 juta untuk mengatasi krisis air sawah padi di wilayah perbukitan.
DPR menilai penindakan TPPO modus pengantin pesanan penting untuk melindungi korban dan mencegah eksploitasi serta kekerasan.
DPRD Sleman berharap investasi kereta gantung Prambanan Rp200 miliar menyerap tenaga kerja lokal dan menggerakkan UMK masyarakat.