Pemkab Sleman Jamin Pengobatan 6 Korban Tembok Sekolah Ambruk
Pemkab Sleman menjamin biaya pengobatan enam korban tembok sekolah ambruk. Pembiayaan menggunakan JPS hingga Bapel Jamkesos.
Ilustrasi./Reuters-Mike Hutchings
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kulonprogo akan menanam 1.450 bibit pohon di sekitar lahan konservasi air yang tersebar di tiga kapanewon seperti Kalibawang, Samigaluh, Pengasih. Cara ini dilakukan untuk menjaga sumber mata air sekaligus mengantisipasi kekeringan.
Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kulonprogo, Tristijanti, mengatakan dua kalurahan di Kapanewon Pengasih yaitu Sidomulyo dan Sendangsari akan mendapat masing-masing 150 bibit pohon.
“Kerja sama kami itu dengan KTH [Kelompok Tani Hutan]. Masih di Kapanewon Pengasih tepatnya di Tanggulangin, Sidomulyo ada 150 bibit,” kata Tristijanti ditemui di kantornya pada Selasa, (17/1/2023).
BACA JUGA : 6 Wilayah di Kulonprogo Ini Terancam Kekeringan
Kapanewon Kalibawang akan mendapat 300 bibit, lalu Samigaluh mendapat 700 bibit, sedangkan Pengasih mendapat 450 bibit. Jenis bibit pohon yang akan ditanam pun bervariasi antara lain beringin, aren, nangka, petai, alpukat. Anggaran pengadaan bibit di tahun 2023 tersebut mencapai Rp145 juta melalui APBD Kulonprogo.
Tristijanti mengatakan DLH Kulonprogo akan membangun Instalasi Pemanenan Air Hujan (IPAH) di dua kapanewon yaitu Kokap dan Pengasih. Kapanewon Kokap akan mendapat 13 unit IPAH sedangkan Pengasih akan mendapat 12 unit.
“Kegiatan tersebut di tahun 2023 maupun tahun lalu sudah mengakomodasi usulan dari masyarakat,” katanya.
Menurut Tristijanti, IPAH perlu didirikan baik di tempat publik maupun tidak. Pendirian IPAH menjadi salah satu bentuk edukasi bahwa air hujan merupakan air bagus atau bersih dibanding beberapa sumber lain.
BACA JUGA : Siap Hadapi Kekeringan, Segini Anggaran yang Disiapkan
“Air hujan itu kan air yang bersih daripada air yang lain dalam arti belum banyak tercemar. Ide ini juga didukung DPRD. Masyarakat banyak yang mengusulkan [pembuatan IPAH]. Kami menyebutnya ngiras pantes maksudnya ketika di suatu lokasi terjadi kekeringan, IPAH itu bisa jadi tempat dropping air bersih,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menjamin biaya pengobatan enam korban tembok sekolah ambruk. Pembiayaan menggunakan JPS hingga Bapel Jamkesos.
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.
EcoTank Epson tembus penjualan 100 juta unit secara global. Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson.