SPMB SMPN 5 Jogja Membludak, Orang Tua Antre Sejak Pukul 05.00 WIB
Hari pertama SPMB SMPN 5 Jogja dipadati pendaftar. Puluhan orang tua mengantre sejak pukul 05.00 WIB demi mendapat nomor verifikasi lebih awal.
Ilustrasi jalan rusak/Harian Jogja-Dok
Harianjogja.com, JOGJA—Terdapat sedikitnya 226,765 kilometer (km) atau 29,820% dari panjang jalan provinsi di DIY yang rusak, baik ringan maupun berat. Tahun ini, perbaikan kerusakan hanya mencakup 8,3 km.
Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY, Wira Sasongko Putro, menyampaikan, setiap tahun pengusulan anggaran untuk rekonstruksi atau rehabilitasi ruas jalan yang sudah rusak selalu diajukan.
“Namun mengingat keterbatasan fiskal APBD DIY, khususnya sejak pandemi Covid-19, maka keseluruhan panjang tersebut belum dapat ditangani,” katanya, Jumat (3/2/2023).
“Tahun 2023 ini, anggaran yang tersedia di Dinas PUP-ESDM DIY untuk penanganan jalan dengan total penanganan ada 8,3 km,” katanya.
Di Kabupaten Sleman, jalan provinsi yang akan diperbaiki meliputi Jalan Denggung-Wonorejo sepanjang 0,5 km, Jalan Wonorejo-Tambakan sepanjang 2 km, di Jalan Kaliurang sepanjang 1,3 km. Anggaran perbaikan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Tematik.
Lalu di Kabupaten Bantul perbaikan ada di Jalan Patuk-Terong sepanjang sepanjang 1,5 km menggunakan APBD.
Di Kabupaten Kulonprogo ada di Jalan Karangnongko-Nagung sepanjang 1,4 km dan Jalan Nagung-Cicikan sepanjang 1,6 km dengan menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik.
Selain itu, Wira menyampaikan ada pula pemeliharaan rutin di seluruh jalan provinsi dengan anggaran sekitar Rp18 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hari pertama SPMB SMPN 5 Jogja dipadati pendaftar. Puluhan orang tua mengantre sejak pukul 05.00 WIB demi mendapat nomor verifikasi lebih awal.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Bumi Handayani melalui program alam lestari.
Studi terbaru ungkap kucing lebih sehat jika punya akses luar rumah, terutama saat hidup bersama banyak kucing.
Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2.2C Sleman-Gamping sepanjang 7,96 km resmi dimulai, exit tol direncanakan di Ambarketawang.
IHSG berpeluang lanjut menguat dan uji level 6.000, didorong sentimen IPO dan global yang membaik.
Sebanyak 33 kebakaran terjadi di Jogja Januari–Juni 2026, mayoritas dipicu korsleting listrik di permukiman padat.